Power Intervention, Violence, and Trauma in Chinua Achebe's Things Fall Apart and Anindita S Thayf's Tanah Tabu

Azizah, Siti Nurrohmah (2026) Power Intervention, Violence, and Trauma in Chinua Achebe's Things Fall Apart and Anindita S Thayf's Tanah Tabu. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover (41).pdf

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (182kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (315kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (320kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (292kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (608kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy

Abstract

ENGLISH: This research aims to examines: (1) the representation of power intervention in Chinua Achebe's Things Fall Apart and Anindita S. Thayf's Tanah Tabu, (2) it resulting forms of violence portrayed in both novels, and (3) the representation of trauma resulting from power intervention and violence. The data used in this study are two novels from different cultural and historical contexts, namely Things Fall Apart by Chinua Achebe, which originated from Africa, and Tanah Tabu by Anindita S. Thayf, which originated from Indonesia. This study using a descriptive qualitative method within a comparative literature approach, the novels are analyzed through Edward Said’s concept of power intervention and Frantz Fanon’s discussions of violence and trauma. The findings show that Things Fall Apart depicts power intervention through Christian missionaries and colonial institutions that disrupt the Igbo social order, while Tanah Tabu portrays intervention through the Indonesian state and military presence in Papua. These interventions generate physical, structural, and symbolic violence, reflecting unequal power relations and sustained domination. Both novels represent personal and collective trauma as enduring consequences of violence, but emphasize different dimensions of postcolonial experience. Despite their different historical and cultural settings, both novels reveal that power intervention produces systemic violence and lasting trauma, demonstrating the continuing relevance of comparative postcolonial literary studies. INDONESIA: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) representasi intervensi kekuasaan dalam novel Things Fall Apart karya Chinua Achebe dan Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf, (2) bentuk-bentuk kekerasan yang dihasilkan dan digambarkan dalam kedua novel, serta (3) representasi trauma yang dihasilkan dari intervensi kekuasaan dan kekerasan. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dua novel dari latar budaya dan sejarah yang berbeda, yaitu Things Fall Apart karya Chinua Achebe yang berasal dari Afrika dan Tanah Tabu karya Anindita S. Thayf yang berasal dari Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sastra bandingan. Kedua novel dianalisis melalui konsep intervensi kekuasaan Edward Said serta pembahasan Frantz Fanon mengenai kekerasan dan trauma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Things Fall Apart menggambarkan intervensi kekuasaan melalui misionaris Kristen dan institusi kolonial yang mengganggu tatanan sosial masyarakat Igbo, sementara Tanah Tabu menggambarkan intervensi melalui negara Indonesia dan kehadiran militer di Papua. Intervensi tersebut menghasilkan kekerasan fisik, struktural, dan simbolik yang mencerminkan ketimpangan relasi kekuasaan. Kedua novel merepresentasikan trauma personal dan kolektif sebagai konsekuensi kekerasan yang berlangsung dalam jangka panjang. Meski dalam latar sejarah dan budaya yang berbeda, kedua novel menunjukkan intervensi kekuasaan selalu menghasilkan kekerasan sistemik dan trauma yang berkepanjangan, sehingga memperlihatkan relevansi kajian sastra pascakolonial komparatif hingga saat ini.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Additional Information: TIDAk ada lampiran
Uncontrolled Keywords: comparative literature; postcolonial studies; power intervention; violence; trauma
Subjects: English
English Fiction
Old English, Anglo-Saxon Literatures
African Literatures
Divisions: Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris
Depositing User: Siti Nurrohmah Azizah
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:37
Last Modified: 28 Aug 2026 01:16
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139296

Actions (login required)

View Item View Item