Meliyani, Dede (2026) Perkembangan album-album religi band Gigi tahun 2004-2017. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (89kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (122kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (526kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (130kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (311kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (747kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (370kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (747kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan album-album religi Band GIGI tahun 2004-2017. Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari perkembangan musik religi Indonesia pada awal dekade 2000-an yang menunjukkan adanya perubahan dalam bentuk penyajian dan karakter musikalnya. GIGI menjadi salah satu kelompok musik yang menarik untuk dikaji karena mampu memadukan identitas musik pop-rock dengan tema dan nilai-nilai spiritual Islam. Perpaduan tersebut memperlihatkan adanya proses pertemuan antara unsur musik populer modern dan nilai-nilai keagamaan dalam karya-karya religi GIGI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang munculnya album religi Band GIGI, perkembangan tema dan lirik, karakteristik musik, konsistensi dalam menghasilkan karya religi, serta kontribusinya terhadap perkembangan musik religi Indonesia pada tahun 2004-2017. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Dalam menganalisis perpaduan antara musik pop-rock dan nilai-nilai Islam dalam karya-karya GIGI, penelitian ini menggunakan teori hibriditas budaya Homi K. Bhabha. Teori tersebut digunakan untuk memahami proses pertemuan, perpaduan, dan pembentukan bentuk ekspresi budaya baru melalui karya-karya musik religi GIGI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Langkah interpretasi yang penulis tempuh dilakukan dengan menggunakan pendekatan sejarah yang dibantu oleh teori hibriditas budaya yang dikemukakan oleh Homi K. Bhabha. Teori tersebut digunakan untuk menganalisis proses pertemuan dan perpaduan antara karakter musik pop-rock GIGI dengan nilai-nilai spiritual Islam dalam karya-karya religi yang dihasilkan. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini berupaya memahami perkembangan album-album religi GIGI tidak hanya sebagai karya musik, tetapi juga sebagai bentuk pertemuan dan pembentukan ekspresi budaya yang muncul dari perpaduan antara musik populer modern dan nilai-nilai keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan album religi GIGI tahun 2004–2017 merupakan bentuk inovasi dan pembaruan dalam musik religi Indonesia. Melalui album Raihlah Kemenangan (2004), Pintu Sorga (2006), Aku dan Aku (2008), Amnesia (2010), Religi Melanjutkan Perjalanan (2014), serta Setia Bersama Menyayangi dan Mencintai (2017), GIGI memadukan tema-tema keislaman dengan karakter musik pop-rock yang menjadi identitasnya. Perkembangan tersebut memperlihatkan keberagaman tema, eksplorasi musikal, dan konsistensi dalam menghasilkan karya religi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | GIGI; album religi; musik religi |
| Subjects: | General Principles of Music and Musical Form > Popular Music General Principles of Music and Musical Form > Islamic Sacred Music |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam |
| Depositing User: | Dede Meliyani |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 08:13 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 08:13 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139311 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



