Nabila, Sifa Afwa (2026) Peran Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam peningkatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ditinjau dari Maqashid Syariah: Studi kasus pada BSI KCP Majalengka Abdul Halim 1. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (427kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (506kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (219kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (752kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (571kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (550kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (520kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Besarnya kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional maupun daerah, termasuk di Kabupaten Majalengka, menjadikan akses pembiayaan sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung keberlangsungan dan perkembangan usaha. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Syariah Indonesia (BSI) hadir sebagai alternatif pembiayaan yang diharapkan mampu mendukung peningkatan UMKM sekaligus sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Program KUR BSI dalam peningkatan UMKM serta menganalisis peran tersebut dari perspektif Maqashid Syariah pada BSI KCP Majalengka Abdul Halim 1. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analitis. Informan penelitian berjumlah tujuh orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas satu pegawai BSI yang menangani Program KUR (P1) dan enam nasabah UMKM penerima pembiayaan KUR (N1–N6). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan analisis tematik yang dikemukakan oleh Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program KUR BSI berperan dalam mendukung peningkatan UMKM melalui penyediaan akses pembiayaan yang dilaksanakan secara sistematis, mulai dari pengajuan, pemenuhan persyaratan administrasi, analisis kelayakan usaha, pencairan pembiayaan, hingga monitoring pascapembiayaan. Dana KUR dimanfaatkan oleh pelaku UMKM sebagai tambahan modal usaha untuk memenuhi kebutuhan operasional, membeli aset dan peralatan, serta menambah persediaan barang, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan omzet, pendapatan, aset, dan stok usaha. Ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah, temuan penelitian menunjukkan adanya keterkaitan Program KUR BSI dengan kelima dimensi utama Maqashid Syariah, yaitu hifz al-din, hifz an-nafs, hifz al-'aql, hifz an-nasl, dan hifz al-mal, dengan tingkat keterlihatan empiris yang berbeda. Aspek hifz al-mal merupakan dimensi yang paling dominan karena manfaat ekonomi dari Program KUR dirasakan secara langsung oleh informan melalui peningkatan pendapatan, aset, dan keberlangsungan usaha, sedangkan aspek hifz al 'aql ditemukan dalam bentuk yang lebih terbatas karena belum terdapat program pembinaan, literasi keuangan, atau pelatihan usaha yang dilakukan secara berkelanjutan bagi nasabah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kredit Usaha Rakyat (KUR); UMKM; Maqashid Syariah; Bank Syariah Indonesia |
| Subjects: | Econmics Financial Economics, Finance |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Sifa Afwa Nabila |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 03:25 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 03:25 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139500 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



