Aulia, Isma Syifa (2026) Peran tokoh Muhammadiyah dalam organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) tahun 1991-1995. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (100kB) | Preview |
|
|
Text
2_Abstrak.pdf Download (76kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (717kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (47kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (266kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (270kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (520kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (39kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (46kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (794kB) | Request a copy |
Abstract
Peran tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam Organisasi Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) pada tahun 1991-1995. Pendirian ICMI pada Desember 1990 tidak dapat dilepaskan dari perubahan tatanan dunia pasca Perang Dingin serta kebangkitan kelas menengah santri terdidik di Indonesia hasil kebijakan pendidikan Orde Baru, yang membuka ruang baru bagi umat Islam untuk berperan lebih optimal dalam pembangunan bangsa. Penelitian ini bertujuan mengetahui latar belakang serta proses keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI, serta menganalisis peran tokoh-tokoh Muhammadiyah selama periode 1991-1995. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab dua rumusan masalah yaitu, bagaimana latar belakang serta proses keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI tahun 1991 dan bagaimana Peran dan Kontribusi tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI tahun 1991-1995. Sejalan dengan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang serta proses keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI tahun 1991 dan mengetahui peran dan kontribusi tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI tahun 1991-1995. Penelitian ini menggunakan metode sejarah (heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi). Sumber yang didapat berupa arsip dokumen ICMI pusat, kliping koran dan buku-buku tentang ICMI yang ditemukan di Perpusnas, penelitian ini juga menggunakan pendekatan fungsi manifes-laten Robert K. Merton. Keterlibatan tokoh-tokoh Muhammadiyah dalam ICMI merupakan kelanjutan dari jaringan intelektual dan tradisi pembaruan (tajdid) Muhammadiyah, bukan semata didorong oleh motif politik kekuasaan. Amien Rais, M. Dawam Rahardjo, Din Syamsuddin, Kuntowijoyo, dan Ahmad Watik Pratiknya masing-masing berkontribusi baik melalui jabatan struktural maupun gagasan pemikiran, mulai dari demokratisasi dan pemberdayaan umat, pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan, wacana hubungan Islam dan negara, pembaruan kebudayaan Islam, hingga pembinaan SDM dan pembudayaan. Lewat peran tokoh Muhammadiyah senantiasa berperan menguatkan misi dakwah dalam membangun tradisi intelektual guna pembangunan Indonesia yang berperadaban. Ketokohan dalam ICMI bagian dari proses integral penguatan intelektualitas dibangun atas dasar keislaman dan keindonesiaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ICMI; Muhammadiyah; Cendekiawan Muslim; Tokoh Muhammadiyah |
| Subjects: | Islam Islam > Muslims Persons, Imams |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | Isma Syifa Aulia |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:07 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:07 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139571 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



