Integrasi file hasil pemulihan pada memori sekunder menggunakan validasi SHA-256 dan Trend Micro Locality Sensitive Hash (Tlsh)

Sukarya, Marleni (2026) Integrasi file hasil pemulihan pada memori sekunder menggunakan validasi SHA-256 dan Trend Micro Locality Sensitive Hash (Tlsh). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (203kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (625kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (287kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (551kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (6MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (207kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
glosarium (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (198kB) | Request a copy

Abstract

Kehilangan data pada SD Card sering terjadi akibat human error seperti penghapusan atau pemformatan. Meskipun banyak penelitian terdahulu mengevaluasi tool pemulihan data, sebagian besar hanya berfokus pada kuantitas file yang berhasil dipulihkan (file carving rate) dan menggunakan validasi hash MD5 yang rentan terhadap collision, sehingga mengabaikan tingginya noise dan kerusakan struktur biner file hasil pemulihan. Kesenjangan (gap) yang ditemukan adalah belum adanya evaluasi komprehensif yang mengintegrasikan validasi integritas mutlak (SHA-256), pengukuran kemiripan struktural untuk file rusak (fuzzy hashing TLSH), serta uji keterbacaan visual secara terotomatisasi. Penelitian ini menganalisis integritas file hasil pemulihan pada SD Card exFAT menggunakan pendekatan eksperimental komparatif berbasis kerangka kerja NIST SP 800-86 melalui skenario penghapusan biasa, quick format, dan overwrite dengan PhotoRec, Autopsy, dan DMDE. Hasil penelitian menunjukkan efektivitas tool sangat bergantung pada skenario kerusakan. DMDE paling optimal untuk penghapusan biasa dengan F1-Score 99,81%, sementara Autopsy unggul pada quick format dengan F1-Score 99,06%. Terkait tingkat keterbacaan visual (Readability Rate), seluruh tool menunjukkan ketahanan tinggi di atas 99%, di mana PhotoRec konsisten mencapai 100% tanpa ada file yang tidak dapat dibuka. Namun, analisis kerusakan struktural biner (TLSH) mengungkap fakta krusial: residu dari PhotoRec murni adalah noise dengan tingkat kemiripan sangat rendah (0%-9%), sedangkan residu dari DMDE pada seluruh skenario di atas 75%. Temuan ini membuktikan bahwa file yang gagal divalidasi dengan hash SHA-256 belum tentu hancur total secara visual maupun struktural, sehingga integrasi dual hashing ini memberikan parameter evaluasi kualitas pemulihan yang jauh lebih objektif dan menyeluruh.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Pemulihan Data; SD Card; SHA-256; Uji Keterbacaan; TLSH, Python; NIST SP 800-86.
Subjects: Special Computer Methods > Computer Pattern Recognition
Special Computer Methods > Digital Video
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Informatika
Depositing User: Marleni Sukarya
Date Deposited: 27 Aug 2026 08:20
Last Modified: 28 Aug 2026 08:52
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139836

Actions (login required)

View Item View Item