Praktik komunikasi lintas agama di Vihara Hemadhiro Mettavati Kapuk Jakarta Barat

Xenia, May (2026) Praktik komunikasi lintas agama di Vihara Hemadhiro Mettavati Kapuk Jakarta Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (149kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
1221020041 May Xenia - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme (1).pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
04_DAFTAR_ISI.pdf

Download (154kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf

Download (284kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (340kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (319kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (151kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN PENELITIAN (12).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (334kB)

Abstract

Komunikasi lintas agama sangat penting dalam membangun toleransi dan menjaga hubungan sosial yang harmonis di tengah masyarakat yang beragam. Vihara Hemadhiro Mettavati merupakan salah satu Vihara yang berada di lingkungan masyarakat mayoritas Muslim dan mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar melalui berbagai interaksi sosial. Kondisi ini menunjukkan bahwa perbedaan agama tidak menjadi penghalang dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami praktik komunikasi lintas agama di Vihara Hemadhiro Mettavati melalui pendekatan komunikasi agama dengan menggunakan teori pluralisme agama John Hick dan teori The Dialogue Decalogue Leonard Swiddler. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk-bentuk komunikasi lintas agama, peran Vihara dalam membangun toleransi dan harmoni antarumat beragama, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terlaksananya komunikasi lintas agama di lingkungan Vihara Hemadhiro Mettavati. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Melalui observasi, peneliti mengamati berbagai aktivitas keagamaan, interaksi sosial, serta kegiatan lintas agama yang dilakukan di Vihara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi lintas agama di Vihara terjadi melalui berbagai macam bentuk komunikasi. Praktik tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti bakti sosial, dialog antaragama, dan aktivitas lainnya yang melibatkan masyarakat dari berbagai latar belakang agama. Faktor pendukung komunikasi lintas agama mencakup keterbukaan masyrakat, budaya saling menghormati, serta komitmen dari pengurus vihara, sedangkan faktor penghambatnya perbedaan cara pandang terhadap agama dan keterbatasan partisipasi dari sebagian masyarakat. Temuan penelitian ini sejalan dengan teori John Hick yang menjelaskan penerimaan terhadap keberagaman agama serta teori Leonard Swidler yang menegaskan proses terjadinya komunikasi lintas agama melalui berbagai bentuk dialog. Dalam konteks ini, Vihara Hemadhiro Mettavati berperan penting sebagai ruang dialog dan agen sosial dalam memperkuat toleransi serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Lintas agama, Toleransi, Vihara Hemadhiro Mettavati
Subjects: Islam
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama
Depositing User: may xenia
Date Deposited: 28 Aug 2026 07:04
Last Modified: 31 Aug 2026 08:22
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/139861

Actions (login required)

View Item View Item