El Ummah, Yauma Shifa (2026) Penghakiman sosial di media X sebagai bentuk kontrol informal: Studi kasus Julia Prastini. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (131kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (199kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIASI)
3_skbebasplagiasi.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (179kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (288kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (384kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (256kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penghakiman sosial di media sosial telah menjadi fenomena yang semakin masif di era digital, di mana netizen dengan mudah menjatuhkan sanksi terhadap figur publik yang dianggap melanggar norma. Kasus Julia Prastini, seorang konten kreator yang terjerat skandal perselingkuhan pada Oktober 2025 memicu gelombang penghakiman massal di media X. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk mengkaji secara mendalam bagaimana kontrol sosial informal bekerja dalam fenomena penghakiman sosial di media X terhadap Julia Prastini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penghakiman sosial yang muncul di media X terhadap Julia Prastini. Mengetahui dampak penghakiman sosial yang muncul di media X terhadap Julia Prastini. Penelitian ini menggunakan teori kontrol sosial Peter L. Berger (1963) dengan tiga mekanisme kontrol informal, yaitu cemoohan (ridicule), pemicuan rasa malu (shaming), dan pengucilan (ostracism). Ketiga mekanisme tersebut menjadi pisau analisis untuk memahami kontrol sosial netizen terhadap Julia Prastini di media X serta dampaknya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode netnografi. Data dikumpulkan melalui observasi dan studi dokumentasi berupa tangkapan layar komentar netizen di media X serta pernyataan klarifikasi brand yang memutus kontrak kerja sama. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan dari 32 komentar yang dianalisis, 13 komentar termasuk cemoohan (ridicule), 7 komentar termasuk pemicuan rasa malu (shaming), dan 12 komentar termasuk pengucilan (ostracism). Ketiga mekanisme kontrol Berger bekerja secara bertahap dan saling memperkuat, dari cemoohan verbal hingga pengucilan struktural. Dampak paling nyata adalah pemutusan kontrak kerja sama dengan tiga brand, yaitu Itsmostly Official, Beauty Charm, dan Kazami Store, yang menyebabkan Julia Prastini kehilangan sumber pendapatan utama dan menutup peluang kerja sama di masa depan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Julia Prastini; Kontrol Sosial Informal; Media X; Penghakiman Sosial |
| Subjects: | Social Process > Social Control |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Yauma Shifa El Ummah |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:36 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:37 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140064 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



