Al-Dukhan dalam perspektif hadis

Novita, Via (2026) Al-Dukhan dalam perspektif hadis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (179kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (226kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (625kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (657kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (199kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB) | Request a copy

Abstract

Hadis Nabi Saw. memiliki kedudukan penting dalam menjelaskan dan memberikan pemahaman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. Salah satu lafadz dalam Al-Qur’an yang memiliki beragam pemaknaan dalam hadis adalah al-Dukhan, yang berkaitan dengan QS. al-Dukhan (44) ayat 10 dan QS. Fussilat (41) ayat 11. Hadis-hadis yang berkaitan dengan al-Dukhan menunjukkan adanya perbedaan konteks pemaknaan, sehingga diperlukan kajian terhadap riwayat-riwayat tersebut beserta penjelasan dalam syarah hadis. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi hadis-hadis yang berkaitan dengan al-Dukhan; dan (2) menganalisis variasi makna al-Dukhan dalam hadis serta menentukan makna yang lebih kuat berdasarkan kajian hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis, jenis penelitian kepustakaan (library research) dan deskriptif-analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran dan inventarisasi hadis menggunakan Jawami‘ al-Kalim dan Al-Minshah Al-Haditsiyyah. Hadis-hadis yang relevan kemudian dianalisis berdasarkan kandungan matan dan penjelasan dalam syarah hadis untuk memperoleh pemahaman mengenai variasi makna al-Dukhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari keseluruhan riwayat yang ditemukan, ditetapkan lima hadis yang relevan untuk dianalisis. Hadis-hadis tersebut menunjukkan tiga bentuk pemaknaan al-Dukhan, yaitu historis, eskatologis, dan kosmologis. Makna historis berkaitan dengan peristiwa kelaparan yang dialami kaum Quraisy pada masa Nabi Saw., makna eskatologis berkaitan dengan al-Dukhan sebagai salah satu tanda besar hari kiamat, sedangkan makna kosmologis berkaitan dengan keadaan awal penciptaan langit sebagaimana disebutkan dalam QS. Fussilat ayat 11. Berdasarkan analisis terhadap kandungan hadis, penjelasan dalam syarah hadis, keterkaitan hadis dengan ayat Al-Qur’an, serta hubungan antarriwayat, makna eskatologis dipandang sebagai makna yang lebih kuat, sedangkan makna historis dan kosmologis tetap memiliki dasar dalam riwayat dengan konteks masing-masing. Dengan demikian, hadis memberikan penjelasan penting terhadap pemaknaan al-Dukhan, dan pemahamannya perlu dilakukan dengan mempertimbangkan keseluruhan riwayat serta konteks masing-masing hadis.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: al-Dukhan; hadis; syarah hadis; historis; eskatologis
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Al-Hadits dan yang Berkaitan
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Dirayah/Ilmu tentang Keotentikan Hadits
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Via Novita
Date Deposited: 31 Aug 2026 16:16
Last Modified: 31 Aug 2026 16:16
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140152

Actions (login required)

View Item View Item