Sulistiawati, Rosi (2026) Fenomena kehamilan pranikah pada remaja: Studi pergeseran nilai moral di RW 06 Kelurahan Babakan Ciparay Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (171kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (180kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (111kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (258kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (512kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (901kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (425kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (519kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Kehamilan pranikah pada remaja merupakan persoalan sosial yang terus berulang di kawasan perkotaan padat penduduk. Di RW 06 Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, fenomena ini banyak diselesaikan melalui nikah siri dan berkaitan dengan pergeseran cara pandang masyarakat terhadap nilai moral yang selama ini berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena kehamilan pranikah pada remaja serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial yang melatarbelakanginya di RW 06 Kelurahan Babakan Ciparay. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pergeseran nilai moral masyarakat yang tercermin melalui fenomena kehamilan pranikah pada remaja di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial yang dikembangkan oleh Peter L. Berger dan Thomas Luckmann sebagai kerangka analisis utama. Teori ini digunakan untuk menjelaskan bagaimana kehamilan pranikah dan penyelesaiannya melalui nikah siri dimaknai, diterima, dan pada akhirnya melembaga sebagai sesuatu yang dianggap wajar dalam masyarakat, melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan campuran (mix method) dengan metode fenomenologi. Data kuantitatif diperoleh dari data sekunder berupa dataset permohonan dispensasi nikah dari Pengadilan Agama Bandung yang digunakan untuk memetakan lokus penelitian, lalu data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan yang ditentukan menggunakan teknik snowball sampling, dilengkapi observasi dan dokumentasi di RW 06 kelurahan babakan Ciparay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehamilan pranikah pada remaja di RW 06 merupakan persoalan yang nyata meski sebagian besar tidak terdokumentasi secara formal, dengan penyelesaian yang paling umum ditempuh berupa nikah siri melalui tokoh agama setempat. Fenomena ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pengawasan orang tua akibat tuntutan ekonomi, pengaruh media sosial dan teknologi digital, minimnya akses informasi kesehatan reproduksi akibat tidak aktifnya posyandu remaja, serta pengaruh norma sosial di kalangan teman sebaya. Pergeseran nilai moral tergambar melalui menurunnya stigma terhadap kehamilan pranikah, melemahnya sanksi sosial, diterimanya nikah siri sebagai solusi yang dianggap sah secara agama meski bermasalah secara hukum, serta beban sosial yang lebih besar ditanggung oleh perempuan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kehamilan Pranikah; Konstruksi Sosial; Pergeseran Nilai Moral; Remaja |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Relations of Individual to Society Social Process > Social Norms |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Rosi Sulistiawati |
| Date Deposited: | 03 Sep 2026 03:09 |
| Last Modified: | 03 Sep 2026 03:09 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140184 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



