Respons pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuva sativa L.) terhadap pemberian tepung tulang ikan tongkol

Ikhsanudin, Muhamad Farhan (2026) Respons pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah (Lactuva sativa L.) terhadap pemberian tepung tulang ikan tongkol. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (cover)
1_cover.pdf

Download (281kB) | Preview
[img]
Preview
Text (abstrak)
2_abstrak.pdf

Download (267kB) | Preview
[img]
Preview
Text (lembar pernyataan)
halaman pengesahan Farhan Ikhsanudin.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftarisi)
4_daftarisi.pdf

Download (396kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab1)
5_bab1.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text (bab2)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB) | Request a copy
[img] Text (bab3)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (988kB) | Request a copy
[img] Text (bab4)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (381kB) | Request a copy
[img] Text (bab5)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text (daftarpustaka)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (275kB) | Request a copy
[img] Text (lampiran)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Peningkatan produksi selada merah (Lactuca sativa L.) di Indonesia belum diimbangi dengan perbaikan teknik budidaya, terutama terkait pemanfaatan pupuk organik sebagai solusi degradasi tanah akibat penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan. Limbah tulang ikan tongkol merupakan bahan organik yang kaya unsur hara, khususnya nitrogen, fosfor, kalium, dan kalsium, sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik berbentuk tepung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta dosis optimal tepung tulang ikan tongkol terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah. Penelitian dilaksanakan pada Januari–April 2026 di Desa Melatiwangi, Kabupaten Bandung, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan: tanpa pupuk (P0), 20 g/polybag (P1), 25 g/polybag (P2), 30 g/polybag (P3), dan 35 g/polybag (P4), masing-masing diulang 5 kali. Parameter utama meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, indeks panen, serta bobot segar. Data dianalisis menggunakan analisi sidik ragam (ANOVA) 5% dan apabila berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan Mutiple range test (DMRT) pada taraf yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung tulang ikan tongkol memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada merah. Perlakuan P4 (35 g/polybag) menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan tinggi tanaman 18,4 cm dan jumlah daun 18,14 helai pada 35 HST serta luas daun tertinggi sebesar 115,281 cm². Bobot segar tertinggi juga diperoleh pada P4 sebesar 228 g tanaman⁻¹, sedangkan perlakuan kontrol menghasilkan 62 g tanaman⁻¹. Pemberian tepung tulang ikan tongkol tidak memberikan pengaruh nyata terhadap indeks panen, dengan nilai berkisar antara 0,67–0,73. Berdasarkan hasil penelitian, dosis 35 g/polybag merupakan perlakuan yang memberikan respons pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman selada merah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Ikan tongkol; Selada merah; Tulang ikan
Subjects: Farm, Farming
Specific Techniques of Agriculture > Soil Science
Specific Techniques of Agriculture > Soil Science of Indonesia
Specific Techniques of Agriculture > Soil Working
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Pertanian/Agroteknologi
Depositing User: Muhamad Farhan Ikhsanudin
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:03
Last Modified: 31 Aug 2026 07:03
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140311

Actions (login required)

View Item View Item