Rancang bangun sistem keamanan dan pelacakan sepeda motor berbasis Geofencing dengan notifikasi Telegram

Fauzan, Revaldy Azka (2026) Rancang bangun sistem keamanan dan pelacakan sepeda motor berbasis Geofencing dengan notifikasi Telegram. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (38kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (98kB) | Preview
[img]
Preview
Text
SuratPernyataanKarya_Revaldy.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (155kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (217kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (317kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (99kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
10_bab6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (54kB) | Request a copy
[img] Text
11_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy

Abstract

Pencurian sepeda motor masih memerlukan sistem keamanan dan pemantauan lokasi yang dapat diakses dari jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi sistem keamanan sepeda motor berbasis Internet of Things dengan metode geofencing dan notifikasi Telegram. Sistem menggunakan ESP32 sebagai pusat kendali, GPS NEO-6M untuk memperoleh koordinat kendaraan, SIM800L V2 sebagai media komunikasi GSM/GPRS, Telegram Bot sebagai antarmuka pengguna, serta relay engine dan relay klakson sebagai aktuator keamanan. Informasi lokasi dikirimkan berdasarkan perintah /lokasi dalam bentuk latitude, longitude, dan tautan Google Maps, sedangkan geofencing bekerja otomatis ketika mode keamanan aktif. Pengujian dilakukan menggunakan metode black-box terhadap catu daya, GPS, SIM800L V2, Telegram Bot, relay, geofencing, dan sistem terintegrasi. GPS NEO-6M memperoleh koordinat pada lima titik di area terbuka dengan posisi error 1,39–8,07 meter, mean error 4,83 meter, dan standar deviasi sampel 2,88 meter. Geofencing dengan radius 100 meter mampu membedakan kendaraan di dalam dan di luar area aman. Pada kondisi jaringan tersedia, seluruh sepuluh pengujian komunikasi berhasil dengan rata-rata waktu respons 11,2 detik. Ketika kendaraan keluar dari radius aman, sistem mengirimkan notifikasi, mengaktifkan klakson, menjalankan countdown, dan memutus relay engine sesuai urutan program. Pada area parkir bawah tanah, GPS tidak memperoleh koordinat dan SIM800L V2 tidak terhubung ke jaringan GSM/GPRS.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: ESP32; geofencing; GPS NEO-6M; keamanan sepeda motor; SIM800L V2; Telegram Bot.
Subjects: Systems > Theory of Communication and Control
Data Processing, Computer Science > Internet (World Wide Web)
Communications Telemunications > Wireless Communications
Algebra > Rings
Analysis, Theory of Functions > Functional Analysis
Applied Physics > Electronics
Other Branches of Engineering > Engine of Vehicles
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: Revaldy Azka Fauzan
Date Deposited: 01 Sep 2026 08:06
Last Modified: 02 Sep 2026 00:44
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/140332

Actions (login required)

View Item View Item