Pergeseran nilai keluarga pada pasangan muda dalam keputusan memiliki anak : Penelitian di Desa Bojongpicung Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur

Mardotillah, Mochammad Ambiya (2026) Pergeseran nilai keluarga pada pasangan muda dalam keputusan memiliki anak : Penelitian di Desa Bojongpicung Kecamatan Bojongpicung Kabupaten Cianjur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (187kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (165kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (185kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (354kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (308kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (302kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (559kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (225kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (987kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan cara pandang antara pasangan muda modern yang lebih mengutamakan kesiapan finansial dan mental daripada nilai keluarga tradisional yang mengharuskan memiliki anak segera setelah menikah adalah masalah utama dalam penelitian ini. Perbedaan ini berdampak pada keputusan mereka untuk memiliki anak di Desa Bojongpicung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana nilai keluarga berubah saat pasangan muda memutuskan untuk memiliki anak dan untuk mengidentifikasi faktor pendorongnya, seperti kondisi ekonomi, pendidikan, teknologi, lingkungan sosial, dan kesiapan pribadi. Selain itu, dengan menggunakan teori dekonstruksi Jacques Derrida, penelitian ini akan menganalisis pengaruh pergeseran nilai keluarga terhadap kehidupan rumah tangga dan pemaknaan keluarga di Desa Bojongpicung, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur. Teori Dekonstruksi Jacques Derrida digunakan sebagai landasan penelitian ini. Menurut teori dekonstruksi, makna suatu ide tidak abadi, sebaliknya ia terus pembentukan, pembongkaran, dan rekonstruksi sesuai dengan perkembangan konteks sosial. Menurut perspektif ini, keyakinan konvensional bahwa memiliki anak adalah sesuatu yang harus dilakukan setelah menikah dianggap sebagai konstruksi sosial yang dapat diubah. Sebagian orang melihat keputusan pasangan muda untuk menunda memiliki anak sebagai sesuatu yang tidak biasa. Sebaliknya, itu adalah reinterpretasi makna keluarga yang lebih menekankan kesiapan, kualitas hidup, dan tanggung jawab untuk membangun keluarga.. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria penelitian, informan penelitian terdiri dari pasangan muda yang telah menikah dan anggota masyarakat Desa Bojongpicung. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Model ini melibatkan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi pergeseran nilai keluarga pada pasangan muda dari orientasi tradisional yang menempatkan anak sebagai kewajiban. Faktor-faktor yang mendorong pergeseran tersebut meliputi kondisi ekonomi, tingkat pendidikan, perkembangan teknologi, pengalaman pribadi, serta pengaruh lingkungan sosial. Pergeseran nilai tersebut memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran pasangan dalam merencanakan kehidupan keluarga secara lebih matang. Dampak negatifnya berupa tekanan sosial, perbedaan pandangan antar generasi, dan perubahan makna keluarga di tengah masyarakat. Melalui perspektif dekonstruksi, keputusan menunda memiliki anak dipahami bukan sebagai bentuk penyimpangan terhadap norma, melainkan sebagai proses reinterpretasi terhadap makna keluarga yang terus mengalami perubahan sesuai dengan konteks sosial yang berkembang.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Dekonstruksi; Keputusan Memiliki Anak; Pasangan Muda; Pergeseran Nilai Keluarga
Subjects: Sociology and Anthropology, Society
Social Interaction, Interpersonal Relations
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Mochammad Ambiya Mardotillah
Date Deposited: 08 Sep 2026 07:26
Last Modified: 08 Sep 2026 07:26
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141360

Actions (login required)

View Item View Item