Prasana, Erlando Syafa (2026) Validasi estimasi Value-at-Risk (VaR) harga minyak mentah menggunakan model Hibrida ARIMA–SVR–POT dengan Uji Kupiec dan Uji Christoffersen. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (101kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (259kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (2MB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (369kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (394kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (4MB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (210kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Pengambilan keputusan keuangan merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen risiko yang dihadapkan pada potensi kerugian signifikan akibat pergerakan return aset yang memiliki ketergantungan waktu, volatilitas yang berubah-ubah, serta distribusi yang menyimpang dari asumsi normal. Kondisi ini menuntut pengukuran risiko yang mampu merepresentasikan karakteristik data keuangan secara memadai, khususnya melalui estimasi Value-at-Risk (VaR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model hibrida ARIMA–SVR–POT dalam memprediksi VaR pada harga minyak mentah serta mengevaluasi akurasinya melalui backtesting menggunakan Uji Kupiec dan Uji Christoffersen. Data yang digunakan adalah harga penutupan harian kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) sebanyak 1.657 observasi. Model hibrida dibangun melalui tiga tahap: (1) ARIMA(4, 0, 4) untuk menangkap pola linear, (2) SVR dengan Kernel RBF (C = 100, ε = 0,05, γ = 0,005) untuk memodelkan non linearitas pada residual ARIMA, dan (3) POT dengan threshold u = 0,032124 serta distribusi GPD (ξ = 0,5007; σ = 0,0125) untuk memodelkan risiko ekor distribusi. Hasil estimasi VaR pada posisi long adalah: VaR₉₅% = 3,77%, VaR₉₉% = 7,55%, VaR₉₉,₅% = 10,08%, dan VaR₉₉,₉% = 22,36%. Backtesting pada 331 data out-ofsample menunjukkan bahwa Uji Kupiec diterima pada tingkat kepercayaan 99%, 99,5%, dan 99,9% (p-value > 0,05), sedangkan pada 95% ditolak secara marginal karena jumlah violations melebihi ekspektasi. Uji Christoffersen diterima pada seluruh tingkat kepercayaan, mengonfirmasi bahwa violations bersifat independen tanpa pola clustering. Dapat disimpulkan bahwa model hibrida ARIMA–SVRPOT mampu memberikan estimasi VaR yang akurat dan valid, terutama pada tingkat kepercayaan tinggi (≥ 99%).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Value-at-Risk; ARIMA; Support Vector Regression; Peaks Over Threshold;Kupiec Test; Christoffersen Test |
| Subjects: | Mathematics Mathematics > Data Processing and Analysis of Mathematics Applied mathematics > Statistical Mathematics |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Matematika |
| Depositing User: | Erlando Syafa Prasana |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 07:20 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 07:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



