Nurhikmah, Fasya Hani (2026) Peran guru dalam membimbing Akhlak Anak Usia Dini : Penelitian di Raudatul Athfal Ar Royyan Desa Haurkuning Kecamatan Nusaherang Kabupaten Kuningan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (51kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (20kB) | Preview |
|
|
Text
SK Similary Cek Plagiarisme Jurusan (1).pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (57kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (187kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (309kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (25kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (121kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan akhlak pada masa anak usia dini. Di Raudatul Athfal Ar-Royyan Haurkuning, pembimbingan akhlak telah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari. Dalam pelaksanaannya ternyata masih ditemukan beberapa perilaku anak yang membutuhkan bimbingan. Kajian mengenai fungsi guru sebagai pembimbing akhlak pada jenjang Raudhatul Athfal dalam perspektif Bimbingan dan Konseling Islam juga masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membimbing akhlak anak usia dini di RA Ar-Royyan Haurkuning serta mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan pembimbingan tersebut. Paradigma yang digunakan adalah paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan kepala RA, guru kelas, dan orang tua atau wali murid. Teori Anwar Sutoyo digunakan untuk memahami bimbingan sebagai proses membantu individu mengembangkan fitrah berdasarkan nilai-nilai Islam. Teori Rifda El Fiah digunakan untuk melihat guru sebagai pembimbing, pengarah, dan pendamping anak usia dini. Teori An-Nahlawi digunakan dalam menganalisis pembentukan akhlak, sedangkan teori Syamsu Yusuf digunakan untuk memahami pengaruh lingkungan terhadap perkembangan akhlak anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di Raudatul Athfal Ar-Royyan Haurkuning berperan dalam membimbing akhlak anak melalui keteladanan, pembiasaan perilaku baik, pendampingan, dan pemberian penguatan terhadap perilaku positif. Faktor pendukungnya diantaranya program pembiasaan keagamaan yang dilakukan secara rutin. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan pola asuh antara rumah dan sekolah, keberagaman karakter peserta didik, keterbatasan waktu anak berada di sekolah, serta masih adanya orang tua yang belum memahami pentingnya pembiasaan akhlak di rumah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Guru; Bimbingan Akhlak; Anak Usia Dini; Bimbingan Konseling Anak Usia Dini |
| Subjects: | Differential and Developmental Psychology > Character Development Differential and Developmental Psychology > Child Psychology Educational Institutions, Schools and Their Activities > Religious Schools Educational Institutions, Schools and Their Activities > Teaching Educational Institutions, Schools and Their Activities > Professional Qualifications of Teacher Educational Institutions, Schools and Their Activities > Student Guidance and Counseling |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Fasya Hani Nurhikmah |
| Date Deposited: | 09 Sep 2026 07:19 |
| Last Modified: | 09 Sep 2026 07:19 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141612 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



