Rekomendasi kata pengganti berbasis frekuensi kata, K-Means, dan OpenAI untuk mendukung literasi baca anak Disleksia

Muthmainnah, Aisyah (2026) Rekomendasi kata pengganti berbasis frekuensi kata, K-Means, dan OpenAI untuk mendukung literasi baca anak Disleksia. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (238kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (327kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (998kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (324kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (375kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (613kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (492kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (301kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (325kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kemampuan membaca merupakan keterampilan literasi dasar yang sangat penting bagi perkembangan anak, namun anak dengan disleksia memiliki kesulitan dalam membaca dan memahami teks bacaan karena penggunaan kosakata yang sulit, abstrak, dan panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah metode simplifikasi kosakata Bahasa Indonesia guna mendukung literasi baca anak disleksia usia 7-12 tahun. Pendekatan yang diusulkan yaitu kombinasi antara analisis statistik berbasis frekuensi kata dengan algoritma clustering K-Means untuk mengidentifikasi tingkat kesulitan kata. Frekuensi kata digunakan sebagai indikator familiaritas kosakata, sementara algoritma K-Means mengelompokkan kata ke dalam klaster “mudah” dan “sulit” secara unsupervised. Terhadap kosakata yang teridentifikasi sulit, sistem menggunakan GPT-3.5 Turbo untuk memberikan rekomendasi kata pengganti yang lebih sederhana tanpa mengubah makna utama teks. Metodologi penelitian yang digunakan yaitu Knowledge Discovery in Database (KDD) yang meliputi tahap selection, preprocessing, transformation, data mining, dan evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa K-Means mampu mengelompokkan 3.695 kosakata ke dalam dua klaster dengan nilai Silhouette Score sebesar 0,7594 dan Davies–Bouldin Index sebesar 0,3626. Pada proses rekomendasi, sebanyak 1.510 kata (63,1%) menghasilkan kata pengganti yang lebih pendek dan lebih mudah dipahami, dengan sebagian besar rekomendasi memiliki nilai semantic similarity di atas 0,70. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode yang dikembangkan mampu mengidentifikasi kosakata sulit dan menghasilkan rekomendasi kata yang lebih sederhana dengan tetap mempertahankan keterkaitan makna.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Disleksia;Frekuensi Kata; K-Means; Natural Language Processing; OpenAI; Simplifikasi Kosakata
Subjects: Data Processing, Computer Science
Data Processing, Computer Science > General Publications
Special Computer Methods > Artificial Intelligence
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Teknik Elektro
Depositing User: Aisyah Muthmainnah
Date Deposited: 11 Sep 2026 03:17
Last Modified: 11 Sep 2026 03:17
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141852

Actions (login required)

View Item View Item