Alfaraz, Alfaraz (2025) Hubungan stress dengan Huzn dan Jaza perspektif Al-Balkhi pada siswa SMK yang mengalami Broken Home: Penelitian kuantitatif di SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (127kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (150kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (269kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (214kB) | Preview |
|
|
Text (BAB1)
5_bab1.pdf Download (316kB) | Preview |
|
|
Text (BAB2)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB3)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (301kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB4)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (690kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB5)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (157kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTARPUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (768kB) | Request a copy |
Abstract
INDONESIA: Kondisi keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan emosional dan mental seorang remaja. Ketidakharmonisan dalam keluarga seperti konflik berkepanjangan, kurangnya komunikasi, hingga perceraian sering kali menimbulkan kondisi broken home yang berdampak pada meningkatnya tekanan psikologis pada anak. Remaja yang hidup dalam lingkungan tersebut lebih rentan mengalami stres karena harus menghadapi perubahan dinamika keluarga, hilangnya rasa aman, hingga penurunan dukungan emosional. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa stres yang tidak tertangani dapat berkembang menjadi bentuk-bentuk gangguan emosi, termasuk huzn (kesedihan mendalam) dan jaza (kegelisahan emosional) sebagaimana digambarkan oleh Imam Al- Balkhi dalam kajian psikologi Islam awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara stres dengan huzn dan jaza pada siswa SMKS PGRI 1 Kota Sukabumi yang mengalami broken home. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif metode korelasional. Sampel berjumlah 35 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria usia 15–19 tahun dan memiliki kondisi keluarga broken home. Variabel stres diukur dengan Skala Distres Psikologis Kessler (K10), sedangkan huzn dan jaza diukur menggunakan skala yang disusun berdasarkan konsep gangguan emosional menurut Imam Al-Balkhi. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi 1Pearson setelah data memenuhi syarat normalitas dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara stres dengan huzn dan jaza (r = 0,728; p < 0,001). Artinya, semakin tinggi stres yang dialami siswa, semakin besar kecenderungan mereka mengalami huzn dan jaza. Selain itu, hasil kategorisasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada tingkat huzn dan jaza kategori sedang. Temuan ini sejalan dengan pandangan Al-Balkhi bahwa tekanan psikologis yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi gangguan emosional akibat ketidakseimbangan kognitif dan jiwa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan praktisi pendidikan dalam merumuskan strategi penanganan stres dan pembinaan kesehatan mental bagi remaja yang tumbuh dalam lingkungan keluarga tidak harmonis. INGGRIS: Family conditions are the main foundation in the emotional and mental development of a teenager. Disharmony within the family, such as prolonged conflicts, lack of communication, and even divorce, often leads to a broken home condition that results in increased psychological pressure on children. Teenagers living in such an environment are more vulnerable to experiencing stress because they have to face changes in family dynamics, loss of a sense of security, and a decrease in emotional support. Various studies show that unmanaged stress can develop into forms of emotional disturbances, including huzn (deep sadness) and jaza (emotional restlessness) as described by Imam Al-Balkhi in early Islamic psychology studies. This study aims to determine the relationship between stress and huzn and jaza among students of SMKS PGRI 1 Sukabumi City who come from broken homes. The research was conducted using a quantitative correlational method. The sample consisted of 35 students selected using purposive sampling based on the criteria of being aged 15–19 years and having a broken home family condition. The stress variable was measured using the Kessler Psychological Distress Scale (K10), while huzn and jaza were measured using a scale developed based on the concept of emotional disturbance according to Imam Al-Balkhi. Data analysis was conducted using the Pearson correlation test after the data met the requirements of normality and linearity. The research results show a significant positive relationship between stress and huzn and jaza (r = 0.728; p < 0.001). This means that the higher the stress experienced by students, the greater their tendency to experience huzn and jaza. Furthermore, the categorization results show that most students are at a moderate level of huzn and jaza. These findings are in line with Al-Balkhi's view that unaddressed psychological pressure can develop into emotional disturbances due to cognitive and spiritual imbalances. This research is expected to serve as a foundation for schools, parents, and education practitioners in formulating stress management strategies and mental health development for adolescents growing up in disharmonious family environments.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Balkhi; broken home; stress; huzn; jaza |
| Subjects: | Conscious Mental Process and Intelligence Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Physics |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | ALFARAZ GARAUDY |
| Date Deposited: | 11 Sep 2026 06:33 |
| Last Modified: | 11 Sep 2026 06:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/141884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



