Rohim, Rohim (2026) Pengaruh jenis pakan terhadap aktivitas harian dan lama hidup imago Elaeidobius kamerunicus Faust, 1898 (Coleoptera: Curculionidae. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (23kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (83kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (204kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (160kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (83kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (23kB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (119kB) |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (22kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (815kB) |
Abstract
Salah satu faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan Elaeidobius kamerunicus sebagai penyerbuk utama kelapa sawit adalah ketersediaan pakan yang mampu mendukung aktivitas harian dan mempertahankan lama hidup imago. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis pakan terhadap aktivitas harian dan lama hidup imago E. kamerunicus. Empat jenis perlakuan pakan yang digunakan yaitu kontrol berupa pakan alami (spikelet) (K), pakan buatan A (P1), pakan buatan B (diperkaya polen) (P2), dan pakan buatan C (diperkaya spikelet) (P3). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Setiap unit percobaan menggunakan 30 pasang imago E. kamerunicus yang ditempatkan dalam kandang akrilik. Pengamatan dilakukan terhadap aktivitas istirahat (resting), berjalan (walking), terbang (flying), makan (feeding), membersihkan diri (grooming), kawin (mating), serta lama hidup imago. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol (K) menghasilkan frekuensi aktivitas harian yang lebih tinggi dibandingkan seluruh pakan buatan. Aktivitas kawin hanya ditemukan pada kontrol dan tidak teramati pada seluruh pakan buatan. Selain itu, kontrol menghasilkan rata-rata lama hidup imago tertinggi, yaitu 8,33 hari, sedangkan pakan buatan hanya berkisar antara 3,27–4,25 hari (p<0,05). Di antara pakan buatan, P2 yang diperkaya polen menghasilkan rata-rata lama hidup tertinggi, yaitu 4,25 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bunga jantan kelapa sawit sebagai pakan alami masih menjadi sumber nutrisi paling optimal dalam mendukung aktivitas harian dan kelangsungan hidup imago E. kamerunicus. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam pengembangan formulasi pakan buatan yang lebih efektif untuk mendukung pemeliharaan massal kumbang penyerbuk kelapa sawit secara berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | aktivitas harian; imago E. kamerunicus; lama hidup; pakan buatan; |
| Subjects: | Biology Arthropoda Arthropoda > Insecta, Insects |
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi |
| Depositing User: | Rohim |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 04:29 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 04:29 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



