Pratama, Putri Maharani (2026) Problematika penggunaan ruko sebagai rumah ibadah di lingkungan komersial : Studi kasus HKBP Betania Majalaya, Kabupaten Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi .pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf Download (439kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (359kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
8_BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_ Daftar Pustaka .pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
Abstract
Penelitian ini terjadi karena adanya fenomena terkait pendirian rumah ibadah pada kasus Gereja HKBP Betania Majalaya yang menggunakan ruko di kawasan Maris Square sebagai tempat ibadah. Keberadaan rumah ibadah di kawasan yang didominasi aktivitas ekonomi ini memunculkan dinamika tersendiri, mulai dari perbedaan pandangan mengenai fungsi ruang hingga potensi konflik sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara komprehensif dinamika pendirian rumah ibadah di lingkungan komersial dengan studi kasus penggunaan ruko oleh Gereja HKBP Betania Majalaya. Penelitian ini bertujuan untuk, mengetahui sejarah perjalanan gereja dan transformasi fungsi bangunan, mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi baik dari aspek administratif, hukum, maupun sosial, serta menganalisis mekanisme negosiasi dan adaptasi yang dilakukan dalam upaya penyelesaian masalah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Dalam menganalisis data, penelitian ini berlandaskan pada Teori Konflik Sosial karya Ralf Dahrendorf yang menekankan bahwa masyarakat senantiasa diwarnai oleh konflik akibat distribusi otoritas dan kepentingan yang tidak merata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan HKBP Betania Majalaya tidaklah mudah, bermula dari sejarah panjang di Rancaekek hingga akhirnya membeli ruko pada tahun 2015. Dalam proses pendiriannya, jemaat menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari hambatan prosedur perizinan sesuai PBM No. 9 dan 8 Tahun 2006, hingga penolakan dan resistensi dari sebagian masyarakat. Upaya penyelesaian masalah ditempuh melalui strategi dialog intensif, negosiasi, dan mediasi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, serta adaptasi sosial berupa partisipasi aktif gereja dalam kegiatan kemasyarakatan. Strategi ini terbukti efektif mengubah penolakan menjadi penerimaan, sehingga pada akhirnya berhasil diterbitkan izin penggunaan sementara pada tahun 2023 dan izin resmi tetap pada tahun 2025. Kesimpulannya, dinamika ini membuktikan bahwa konflik sosial dapat bertransformasi menjadi hubungan yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan melalui komunikasi yang baik, kepatuhan hukum, serta semangat toleransi antarumat beragama.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dinamika Sosial; Rumah Ibadah; Lingkungan Komersial |
| Subjects: | Christianity Social Groups > Religious Groups |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Putri Maharani Pratama |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 06:14 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 06:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142132 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



