Jum;atun, Jum'atun (2026) Nilai religius dalam tradisi ritual nyangku di Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (136kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTARK)
ABSTRAK.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT KETERANGAN PLAGIARISM)
1221010049 Jumatun - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (229kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
daftar isi.pdf Download (170kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (382kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (152kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (735kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (133kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
dapus.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai religius yang terkandung dalam tradisi ritual Nyangku di Situ Lengkong Panjalu, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, serta memahami nilai tersebut melalui perspektif filsafat nilai Max Scheler. Latar belakang penelitian ini didasari oleh keberadaan tradisi Nyangku sebagai warisan budaya turun-temurun yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian budaya, tetapi juga mengandung dimensi keagamaan yang mendalam. Kajian ini menggunakan teori hierarki nilai Max Scheler, yang membagi nilai ke dalam empat tingkatan yaitu nilai kenikmatan, nilai vital, nilai spritual, dan nilai religius, sebagai kerangka analisis, metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data digali melalui observasi, wawancara semi-terstruktur terhadap tokoh masyarakat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang diverifikasi dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai religius dalam tradisi Nyangku, yang tercermin dalam prosesi malam shalawatan, tawasul di Nusa Gede, serta penyucian benda pusaka, berada pada dua tingkatan tertinggi dalam hierarki nilai Scheler, yaitu nilai spritual dan nilai religius, yang termanifestasi lebih lanjut ke dalam bilai akidah, syariah, dan akhlak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tradisi Nyangku merupakan medium sakral yang mengintegrasikan aspek moral, sosial, dan religius masyarakat Panjalu secara harmonis.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Nilai religius; Tradisi Nyangku; Filsafat Nilai Max Scheler; Hierarki Nilai; Situ Lengkong Panjalu |
| Subjects: | Medieval Western Philosophy Culture and Institutions > Specific Aspect of Culture |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | Jum'Atun |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 02:12 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 02:12 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



