Ropei, Ahmad (2026) Penetapan hukum perkawinan beda agama dan konstruksi pengembangannya di Indonesia: studi atas penetapan perkawinan beda agama di pengadilan dan implikasinya terhadap pencatatan perkawinan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (105kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (247kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf Download (522kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (581kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (610kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (153kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (713kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Pengaturan perkawinan beda agama di Indonesia masih menimbulkan konflik norma dan multitafsir karena belum diatur secara tegas. Meskipun SEMA Nomor 2 Tahun 2023, telah diterbitkan dengan melarang hakim mengabulkan permohonan perkawinan beda agama, namun dalam praktiknya masih terdapat penetapan yang mengabulkan permohonan tersebut, seperti Penetapan Nomor 423/Pdt.P/2023/PN.Jkt.Utr. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) Latar belakang penetapan perkawinan beda agama; (2) Pertimbangan hukum mengenai penetapan perkawinan beda agama; (3) Implikasi hukum penetapan perkawinan beda agama terhadap pencatatan perkawinan; (4) Kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan penetapan perkawinan beda agama; (5) Konstruksi pengembangan hukum perkawinan beda agama berdasarkan peraturan perundang-undangan. Kerangka pemikiran dalam penelitian ini disusun sebagai landasan konseptual untuk menganalisis permasalahan penelitian secara komprehensif dengan menggunakan sejumlah teori yang saling melengkapi, yaitu: (1) Teori Negara Hukum sebagai Grand Theory, (2) Teori Sistem Penegakan Hukum sebagai Middle Theory, (3) Teori Maqāṣhid al-Syarī‘ah dan Teori Penemuan Hukum sebagai Applied Theory. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-normatif, dengan metode yang dipakai adalah konten analisis (content analysis). Sementara pengumpulan data dilakukan melalui teknik studi dokumentasi, terhadap bahan hukum primer dan sekunder, yang kemudian dianalisis secara deskriptif-analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Latar belakang penetapan perkawinan beda agama disebabkan karena adanya ketidakharmonisan pengaturan hukum dan kebutuhan para pemohon untuk memperoleh kepastian hukum melalui penetapan pengadilan. (2) Pertimbangan hukum penetapan perkawinan beda agama didasarkan pada aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis, yang menitikberatkan pada perlindungan hak asasi manusia dan ketentuan administrasi kependudukan, tanpa memberikan perhatian memadai terhadap norma substantif dalam Undang-Undang Perkawinan. (3) Penetapan perkawinan beda agama memiliki implikasi terhadap pengakuan status perkawinan, melalui pencatatan perkawinan. (4) Penetapan perkawinan beda agama hanya, memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi para pemohon, dan belum sepenuhnya mewujudkan kepastian hukum normatif, kesamaan perlakuan di hadapan hukum, dan kemanfaatan bagi masyarakat luas. (5) Konstruksi pengembangan hukum perkawinan beda agama dapat dilakukan melalui penegasan status hukum; harmonisasi dan sinkronisasi norma, pembentukan PERMA, guna mewujudkan sistem hukum yang terpadu, konsisten, dan menjamin kepastian hukum, keadilan, serta kemanfaatan. Konstruksi tersebut sejalan dengan Maqāṣihd al-Syarī‘ah, khususnya dalam menjaga agama (ḥifdẓ al-dīn), keturunan (ḥifdẓ al-nasl), dan harta (hifdz al-mal), serta mewujudkan kemaslahatan melalui kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan dalam penegakan hukum keluarga di Indonesia.
| Item Type: | Thesis (Doktoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan Beda Agama; Kepastian Hukum; Pencatatan Perkawinan; Penetapan Pengadilan; Maqāṣid al-Syarī‘ah. |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam Private Law Private Law > Domestic Relations, Family Law, Marriage |
| Divisions: | Pascasarjana Program Doktor > Program Studi Hukum Islam > Konsentrasi Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ahmad Ropei |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 07:08 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 02:55 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142244 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



