Hafidhah, Vivi Nur (2026) Fungsi religius dan sosial dalam tradisi sedekah bumi di desa Gintung, kabupaten Pemalang: Tinjauan teoritis fungsionalisme Emile Durkheim. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (107kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (185kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (124kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1.pdf Download (243kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (229kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (187kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (254kB) | Request a copy |
Abstract
INDONESIA: Tradisi Sedekah Bumi merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen. Di Desa Gintung, Kabupaten Pemalang, tradisi ini dilaksanakan setiap tahun pada hari Rabu Pon bulan Legeno dan memiliki keunikan berupa prosesi patak-patakan. Selain melestarikan budaya, Sedekah Bumi juga mengandung nilai religius dan sosial yang mempererat kebersamaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tradisi Sedekah Bumi di Desa Gintung, Kabupaten Pemalang, serta menganalisis fungsi religius dan fungsi sosial yang terkandung di dalamnya. Melalui penelitian ini diharapkan dapat dipahami bagaimana tradisi Sedekah Bumi dilaksanakan oleh masyarakat sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, solidaritas, dan hubungan sosial antarwarga dalam kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan perspektif Sosiologi Agama. Informan penelitian berjumlah 13 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori fungsionalisme Émile Durkheim sebagai landasan analisis. Menurut Durkheim, agama tidak hanya berkaitan dengan sistem kepercayaan, tetapi juga memiliki fungsi mempertahankan solidaritas, integrasi, dan keteraturan sosial melalui nilai, norma, serta ritual yang dilaksanakan secara kolektif. Perspektif tersebut digunakan untuk menganalisis fungsi religius dan sosial dalam tradisi Sedekah Bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sedekah Bumi di Desa Gintung merupakan tradisi turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil panen, rezeki, dan keselamatan yang diwujudkan melalui pengambilan pucuk tumpeng, prosesi patak-patakan, doa bersama, serta makan bersama. Tradisi ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat melalui gotong royong sehingga memperkuat kebersamaan, solidaritas mekanik, kesadaran kolektif, dan integrasi sosial. Dari sisi religius, Sedekah Bumi berfungsi sebagai media ungkapan syukur, permohonan keberkahan, dan pelestarian nilai-nilai keagamaan. Dari sisi sosial, tradisi ini berfungsi mempererat hubungan antarwarga, memperkuat solidaritas, serta menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Desa Gintung. ENGLISH: The Sedekah Bumi tradition is one of the cultural traditions of Javanese society, performed as an expression of gratitude to Allah SWT for the agricultural harvest. In Gintung Village, Pemalang Regency, this tradition is held annually on Wednesday Pon in the Javanese month of Legeno and is distinguished by the unique patak-patakan procession. In addition to preserving local culture, Sedekah Bumi embodies religious and social values that strengthen community solidarity. This study aims to describe the implementation of the Sedekah Bumi tradition in Gintung Village, Pemalang Regency, and to analyze its religious and social functions. Through this research, it is expected to provide an understanding of how the community practices Sedekah Bumi as an expression of gratitude to Allah SWT while reinforcing religious values, togetherness, solidarity, and social relationships within the community. This research employed a qualitative method with a descriptive approach from the perspective of the Sociology of Religion. The study involved 13 informants selected through purposive sampling. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. This study uses Émile Durkheim’s functionalist theory as the analytical framework. According to Durkheim, religion is not merely a system of beliefs but also serves to maintain solidarity, social integration, and social order through collectively practiced values, norms, and rituals. This perspective was applied to analyze the religious and social functions embedded in the Sedekah Bumi tradition. The findings reveal that the Sedekah Bumi tradition in Gintung Village is an inherited cultural practice expressing gratitude to Allah SWT for abundant harvests, sustenance, and safety. The tradition is manifested through the taking of the top portion of the tumpeng, the patak-patakan procession, collective prayers, and communal dining. The tradition encourages active community participation through mutual cooperation (gotong royong), thereby strengthening togetherness, mechanical solidarity, collective consciousness, and social integration. From a religious perspective, Sedekah Bumi functions as a medium for expressing gratitude, seeking blessings, and preserving religious values. From a social perspective, it serves to strengthen relationships among community members, reinforce solidarity, and maintain social harmony within the community of Gintung Village.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tradisi Sedekah Bumi; Fungsi Religius; Fungsi Sosial; Emile Durkheim |
| Subjects: | Islam Umum > Islam dan Ilmu Sosial Social Interaction, Interpersonal Relations > Research of Social Interaction |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Hafidhah Vivi Nur |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 01:37 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 04:28 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142308 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



