Kaffah, Irna Silmi (2026) Retorika sensitivitas KH. Yayan Ahmad Jalaluddin dalam pengajian kitab kuning Al-Hikam: Studi deskriptif di Pondok Pesantren Miftahul Inayah Banjarsari Kabupaten Ciamis. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (206kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (299kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (42kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (354kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (577kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (863kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (652kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (524kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (324kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (898kB) | Request a copy |
Abstract
Da’i ketika menyampaikan dakwah harus memperhatikan jamaah agar sampai diterima, apalagi materi yang disampaikan termasuk materi yang sulit, seperti kajian kitab kuning. Salah satu ustaz yang menyampaikan dakwah dengan pengajian kitab yaitu KH. Yayan Ahmad Jalaluddin yang menjelaskan materi Al-Hikam dan menyampaikan ceramah menggunakan retorika sensitivitas. Penelitian ini mengkaji retorika sensitivitas KH. Yayan Ahmad Jalauddin dengan menganalisis penggunaan bahasa sederhana; penjelasan dengan contoh; dan teknik pengulangan dalam pengajian kitab kuning Al-Hikam di Pondok pesantren Miftahul Inayah Banjarsari Ciamis dengan menggunakan teori retorika sensitivitas Roderick Hart diantaranya yaitu orientasi pemikiran terhadap keterusterangan dalam hubungan interpersonal, kompleksitas invensional, dan kesadaran interaksi. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme serta pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan KH. Yayan Ahmad Jalaluddin dan jamaah, serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa retorika sensitivitas KH. Yayan Ahmad Jalaluddin dalam pengajian kitab kuning Al-Hikam dengan melakukan tiga teknik, yaitu adaptasi bahasa daerah; penjelasan dengan contoh praktis; dan penggunaan teknik pengulangan takrir. Pertama, adaptasi bahasa daerah yaitu penggunaan bahasa Sunda dengan tujuan meningkatkan pemahaman jamaah terhadap materi yang disampaikan, menyederhanakan istilah sulit dengan tujuan membantu jamaah memahami konsep-konsep tasawuf secara lebih mudah, dan penggunaan materi selingan dengan tujuan menjaga konsentrasi jamaah dalam proses pengajian. Kedua, penjelasan dengan contoh praktis; analogi dalam media sehari-hari dengan tujuan membantu jamaah memahami konsep keislaman dan analogi dalam aktivitas sehari-hari dengan tujuan memperkuat daya ingat jamaah karena pesan yang disampaikan melalui pengalaman cenderung lebih mudah diingat. Ketiga, penggunaan teknik pengulangan takrir yaitu, pengulangan bahasa dengan tujuan memperkuat ingatan jamaah terhadap materi yang telah dipelajari, pengulangan materi sebelumnya dengan tujuan mengetahui tingkat pemahaman jamaah, dan pengulangan penerapan materi dengan tujuan membantu jamaah memahami keterkaitan antara materi pengajian dengan kehidupan yang mereka jalani. Dengan menerapkan retorika sensitivitas, materi dakwah KH. Yayan Ahmad Jalaluddin bisa diterima dengan baik oleh jamaah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Retorika Sensitivitas; Kiai; Kitab Kuning; Pondok Pesantren |
| Subjects: | Relationship of Libraries > Relationship with Other Educational Institutions Rhetoricand Collections of Literary |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | irna silmi kaffah |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 01:09 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 01:09 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142309 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



