Raipanjenengan, Totoh (2026) Metode konseling individu dengan teknik Case Management untuk membantu pengguna narkoba suntik (Penasun) dalam mengatasi penyalahgunaan narkoba suntik di Yayasan Grapiks. Sarjana thesis, UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (118kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
SK BEBAS PLAGIARISM.pdf Download (157kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_Daftar Isi.pdf Download (116kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_BAB I.pdf Download (177kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (172kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
9_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penyalahgunaan narkoba suntik (Penasun) menimbulkan risiko kesehatan yang serius, mulai dari penularan HIV/AIDS, Hepatitis B/C, hingga berbagai masalah kerusakan organ tubuh akibat penyuntikan zat terhadap tubuh dengan jarum suntik tidak steril. Yayasan Grapiks (Graha Prima Karya Sejahtera) di Cilenyi, Kabupaten Bandung, hadir sebagai lembaga swadaya masyarakat sejak tahun 2004 aktif menangani permasalahan narkoba dan HIV/AIDS, dengan Penasun sebagai sasaran utama layanan konseling dan pendampingan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi Penasun dalam penyalahgunaan narkoba suntik di Yayasan Grapiks, mendeskripsikan program Teknik Case Management dalam membantu Penasun mengatasi penyalahgunaan tersebut, dan mendeskripsikan hasil dari program Teknik Case Management yang telah dilaksanakan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Konseling Individu berbasis Teknik Case Management yang dilaksanakan melalui tahapan penerimaan awal, skrining menggunakan ASSIST V3.1, assement menggunakan Addiction Severity Index (ASI), penyusunan rencana terapi, hingga terminasi. Pendekatan ini didukung oleh kerangka Capacity Building (CB) untuk memperkuat efikasi diri Penasun, serta koordinasi lintas lembaga (Puskemas, Rumah Sakit, Kepolisian, Lapas, dan BNN) sebagai wujud penerapan Teori Case Management. Analisis penelitian menggunakan Teori False Positive untuk mengkaji mekanisme koreksi terhadap mispersepsi risiko kesehatan pada diri Penasun. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan melalui tiga cara, yaitu wawancara mendalam dengan Konselor Adiksi, Petugas Lapangan (PL), dan Penasun, observasi langsung selama proses Konseling Individu, serta dokumentasi berupa catatan, transkrip, dan dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukan empat capaian pada Penasun, yaitu peningkatan pengetahuan mengenai bahaya jarum suntik tidak steril, penguatan kontrol diri terhadap trigger lingkungan, penguatan kontrol diri atas sugesti dan sakau, dan peningkatan partisipasi dalam layanan Voluntary Counseling and Testing (VCT). Capaian paling signifikan adalah koreksi mispersepsi (False Positive) Penasun mengenai jalur utama penularan HIV/AIDS, dari yang semula meyakini hubungan seks bebas menjadi memahami risiko berbagi jarum suntik tidak steril sebagai faktor yang jauh lebih berbahaya.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Konseling Individu; Teknik Case Management; Teori False Positive; Konselor Adiksi; Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), Yayasan Grapiks |
| Subjects: | Social Welfare, Problems and Services Social Welfare, Problems and Services > Narcotics Problems |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | Totoh Raipanjenengan |
| Date Deposited: | 17 Sep 2026 07:33 |
| Last Modified: | 17 Sep 2026 07:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142454 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



