Pengaruh kombinasi air kelapa dan BAP (Benzyl Amino Purin) terhadap pertumbuhan tunas kentang varietas granola secara in Vitro

Hanin, Labibah Fatihatu (2026) Pengaruh kombinasi air kelapa dan BAP (Benzyl Amino Purin) terhadap pertumbuhan tunas kentang varietas granola secara in Vitro. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (PENGANTAR DIGILIB)
1_pengantardigilib.pdf

Download (566kB) | Preview
[img]
Preview
Text (COVER)
2_cover.pdf

Download (105kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
3_abstrak.pdf

Download (258kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
4_skbebasplagiarsm.pdf

Download (623kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
5_daftarisi.pdf

Download (277kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
6_bab1.pdf

Download (302kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
7_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (472kB)
[img] Text (BAB III)
8_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (333kB)
[img] Text (BAB IV)
9_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (628kB)
[img] Text (BAB V)
10_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (239kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
11_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
12_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (532kB)

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan salah satu komoditas pangan sumber karbohidrat dengan kebutuhan nasional yang terus meningkat. Namun, produksi kentang nasional masih belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut secara optimal akibat penggunaan bibit secara berulang yang menyebabkan penurunan kualitas benih. Salah satu upaya penyediaan bibit kentang berkualitas adalah melalui teknik kultur jaringan dengan penambahan zat pengatur tumbuh (ZPT) yang berperan dalam merangsang pembelahan sel, multiplikasi tunas, dan pertumbuhan planlet. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi air kelapa dan BAP (Benzyl Amino Purin) terhadap pertumbuhan tunas kentang varietas Granola secara in vitro serta menentukan kombinasi perlakuan terbaik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan BPVP Bandung Barat pada Januari–Mei 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah air kelapa, yaitu 0% dan 20%, sedangkan faktor kedua adalah BAP dengan konsentrasi 0; 0,5; 1; 1,5; dan 2 (ppm) sehingga diperoleh 10 kombinasi perlakuan. Parameter yang diamati meliputi jumlah tunas, jumlah daun, tinggi planlet, dan kelulushidupan. Data dianalisis menggunakan Two Way Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5% apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian air kelapa, BAP, dan interaksi keduanya berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas (p<0,05). Kombinasi air kelapa 20% dan BAP 1,5 ppm memberikan respons pertumbuhan terbaik dengan rata-rata 10 tunas, 10 helai daun, tinggi planlet 4,3 cm, serta tingkat kelulushidupan 89%. Disimpulkan bahwa kombinasi air kelapa dan BAP mampu meningkatkan multiplikasi tunas kentang secara in vitro.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Air kelapa; BAP; kultur jaringan; Solanum tuberosum L
Subjects: Physiology
Physiology > Tissue Biology and Regional Physiology
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Biologi
Depositing User: Labibah Fatihatu Hanin
Date Deposited: 18 Sep 2026 08:00
Last Modified: 21 Sep 2026 05:08
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142698

Actions (login required)

View Item View Item