Mega Lesmana, Alfiany (2026) Hubungan sabar dengan tingkat kejenuhan kerja (Burnout) pada petugas lembaga pemasyarakatan kelas I Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (37kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (75kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (362kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (253kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (27kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (398kB) |
Abstract
Petugas pemasyarakatan memiliki tuntutan pekerjaan yang berkaitan dengan pengamanan, pembinaan, serta interaksi dengan narapidana, sehingga dapat menghadapi berbagai tekanan dalam menjalankan tugas. Kondisi tersebut berpotensi berkaitan dengan munculnya burnout. Dalam perspektif tasawuf Al-Ghazali, sabar dipahami sebagai kemampuan individu dalam mengendalikan dorongan diri, menghadapi keadaan yang tidak menyenangkan, serta tetap menjalankan tindakan yang sesuai dengan tuntunan agama. Kemampuan tersebut secara teoritis dapat berkaitan dengan kemampuan individu dalam menghadapi tuntutan pekerjaan. Namun, penelitian yang secara khusus mengkaji hubungan sabar perspektif tasawuf dengan burnout pada petugas pemasyarakatan masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat sabar pada petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandung; (2) mengetahui tingkat burnout pada petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandung; dan (3) mengetahui hubungan antara sabar dengan burnout pada petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Penelitian melibatkan 54 petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandung. Variabel sabar diukur menggunakan skala sebanyak 27 item dengan rentang skor 1–4 yang disusun berdasarkan konsep sabar Al-Ghazali, sedangkan burnout diukur menggunakan skala sebanyak 22 item dengan rentang skor 0–6. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan korelasi Spearman's rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas dan menunjukkan penyimpangan dari linearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sabar berada pada kategori tinggi, yaitu sebanyak 44 responden (81,48%), sedangkan 10 responden (18,52%) berada pada kategori sedang dan tidak terdapat responden pada kategori rendah. Tingkat burnout berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 43 responden (79,63%), sedangkan 11 responden (20,37%) berada pada kategori tinggi dan tidak terdapat responden pada kategori rendah. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara sabar dengan burnout (r = -0,659; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat sabar, semakin rendah tingkat burnout pada petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandung.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Ghazali; Burnout; Petugas Pemasyarakatan; Sabar |
| Subjects: | Islam Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi |
| Depositing User: | Alfiany Mega Lesmana |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 02:31 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 02:31 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142758 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



