Kontribusi komunitas motor Unknown Rider kota Bandung dalam membentuk konstruksi sosial budaya silih asah, asih, asuh

Akbar, Addia Rizqy (2026) Kontribusi komunitas motor Unknown Rider kota Bandung dalam membentuk konstruksi sosial budaya silih asah, asih, asuh. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text
1_cover.pdf

Download (108kB) | Preview
[img]
Preview
Text
2_abstrak.pdf

Download (163kB) | Preview
[img]
Preview
Text
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (58kB) | Preview
[img]
Preview
Text
4_daftarisi.pdf

Download (95kB) | Preview
[img]
Preview
Text
5_bab1.pdf

Download (180kB) | Preview
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (516kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (93kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (164kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Keberadaan komunitas motor di Indonesia sering kali masih dipandang negatif oleh masyarakat karena dikaitkan dengan tindakan kriminal, balap liar, dan kekerasan yang dilakukan oleh oknum geng motor. Stigma tersebut menyebabkan seluruh komunitas motor cenderung memperoleh citra yang sama, meskipun terdapat komunitas yang aktif melakukan kegiatan sosial dan membangun hubungan positif dengan masyarakat. Salah satu komunitas tersebut adalah Komunitas Motor Unknown Rider di Kota Bandung yang berupaya membentuk citra positif melalui berbagai aktivitas sosial, kemanusiaan, dan pembinaan nilai-nilai komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konstruksi sosial budaya silih asah, silih asih, dan silih asuh yang terbentuk dalam Komunitas Motor Unknown Rider Kota Bandung, menganalisis kontribusi komunitas dalam membentuk konstruksi sosial budaya tersebut, serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan dalam mempertahankannya. Penelitian menggunakan Teori Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann yang menjelaskan pembentukan realitas sosial melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruksi sosial budaya dalam Komunitas Motor Unknown Rider berpusat pada nilai silih asah, silih asih, dan silih asuh yang dikembangkan sebagai Knight Principle. Silih asah direalisasikan melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, silih asih melalui kepedulian dan hubungan kekeluargaan, sedangkan silih asuh diwujudkan melalui pembinaan dan tanggung jawab antaranggota. Kontribusi komunitas dilakukan melalui Knight Soul, Knight Tour, Knight Evolution, dan Knight Ride. Sementara itu, keberlangsungan konstruksi sosial budaya dipertahankan melalui penguatan literasi, pembinaan dan seleksi anggota, penegakan norma internal, penguatan ikatan sosial, serta pembangunan jejaring dengan komunitas dan pihak eksternal. Proses tersebut menunjukkan bahwa budaya silih asah, silih asih, dan silih asuh dibentuk dan direproduksi secara berkelanjutan melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Komunitas Motor; Konstruksi Sosial; Silih Asah; Silih Asih; Silih Asuh; Unknown Rider
Subjects: Communities > Structure Communities
Communities > Urban Communities, Cities
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi
Depositing User: Addia Rizqy Akbar
Date Deposited: 25 Sep 2026 02:48
Last Modified: 25 Sep 2026 02:48
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142909

Actions (login required)

View Item View Item