Fatonah, Susi (2026) Pengalaman jurnalis dalam peliputan berita bencana : Studi fenomenologi pada jurnalis media online Detik Jabar. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (103kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (94kB) | Preview |
|
|
Text (SK PLAGIARISME)
SK PLAGIARISME.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (161kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (210kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (368kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (747kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (95kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Peliputan bencana menghadirkan situasi kerja yang kompleks bagi jurnalis karena berlangsung di tengah kondisi lapangan yang dinamis, berisiko, dan sulit diprediksi. Jurnalis tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga menyaksikan secara langsung kondisi korban, sehingga menghadapi tuntutan untuk menyampaikan informasi secara akurat sekaligus mempertimbangkan nilai kemanusiaan. Situasi tersebut dapat memengaruhi pengalaman dan cara jurnalis memaknai tugas jurnalistiknya. Fenomena ini relevan dikaji pada media online regional di wilayah dengan tingkat kebencanaan tinggi, seperti Jawa Barat. Detik Jabar menjadi konteks penelitian untuk memahami pengalaman jurnalis dalam melakukan peliputan berita bencana. Kondisi menuntut kesiapan fisik, ketelitian dalam verifikasi informasi, dan kemampuan menjaga batas profesional saat berhadapan dengan korban dalam situasi sulit. Penelitian ini bertujuan mengetahui pemahaman, pengalaman, dan pemaknaan jurnalis Detik Jabar dalam melakukan peliputan berita bencana. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif dan metode fenomenologi Alfred Schutz. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima jurnalis Detik Jabar, observasi non-partisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman jurnalis mengenai peliputan bencana mencakup karakteristik peliputan, sumber pemahaman, serta tuntutan akurasi dan kecepatan yang banyak terbentuk melalui pengalaman lapangan. Pengalaman jurnalis meliputi ancaman keselamatan, pendekatan empatik terhadap narasumber, serta dampak emosional dan psikologis selama maupun setelah peliputan. Pemaknaan peliputan bencana mencakup pemenuhan kebutuhan publik dan panggilan kemanusiaan, serta keselamatan jiwa sebagai prinsip utama. Ketiga aspek tersebut saling berkaitan dan terbentuk melalui interaksi langsung dengan realitas lapangan, sehingga peliputan bencana dimaknai bukan sekadar tugas jurnalistik, tetapi juga sebagai panggilan kemanusiaan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fenomenologi; jurnalis bencana; pemahaman; pengalaman; pemaknaan; |
| Subjects: | Biography, Obituary > Journalist and News Commentators Biography |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik |
| Depositing User: | Susi Fatonah |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 03:54 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 03:54 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/142916 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



