Fadhilah, Muhammad Naufal (2026) Bagaimana work–life balance dan kepuasan kerja membentuk kinerja karyawan operasional pada lingkungan industri manufaktur berirama kerja cepat? Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH), 8 (2). pp. 220-232. ISSN e-issn: 2774-3845
|
Text
artikel.-muhammad-naufal-fadhilah.pdf Download (2MB) | Preview |
Abstract
INDONESIA: Industri manufaktur suplemen kesehatan dengan ritme kerja cepat (fast-paced) menuntut efisiensi tinggi, yang rentan memicu kelelahan fisik dan mentalserta berpotensi menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan operasional pada CV. Amal Mulia Sejahtera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik sensus (total sampling) yang melibatkan 64 karyawan operasional. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil pengujian membuktikan bahwa work-life balance dan kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Secara spesifik, kepuasan kerja menjadi variabel prediktor yang paling dominan dibandingkan work-life balance. Kedua variabel secara bersama-sama mampu mendeterminasi 65,4% variabilitas kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa untuk mencapai kinerja yang unggul dan berkelanjutan, manajemen perlu melakukan pendekatan holistik dengan mengintegrasikan perlindungan batas waktu personal karyawan serta pemenuhan ruang apresiasi yang memadai. ENGLISH: The fast-paced health supplement manufacturing industry demands high efficiency, which is prone to triggering physical and mental fatigue, potentially degrading productivity. This study aims to analyze the effect of work-life balance and job satisfaction on the performance of operational employees at CV. Amal Mulia Sejahtera. This study employed a quantitative approach with an explanatory design. The sampling technique used was total sampling (census), involving 64 operational employees. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The hypothesis testing results prove that work-life balance and job satisfaction have a positive and significant effect on employee performance, both partially and simultaneously. Specifically, job satisfaction acts as the most dominant predictor compared to work-life balance. Together, both variables account for 65.4% of the variability in employee performance. These findings confirm that to achieve excellent and sustainable performance, management must adopt a holistic approach by integrating the protection of employees' personal time boundaries and the fulfillment of adequate space for appreciation.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: industri manufaktur; kepuasan kerja; kinerja karyawan; work-life balance Keywords: manufacturing industry; employee performance; job satisfaction; work-life balance. |
| Subjects: | Business General Management |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Program Studi Manajemen |
| Depositing User: | Muhammad Naufal Fadhilah |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 07:33 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 07:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143575 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




