Syifa, Salwa Nur (2026) Penerapan Model Socratic Questioning untuk meningkatkan kemampuan analisis kewarganegaraan digital dalam pembelajaran pendidikan pancasila di Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian pre-eksperimental di kelas V MIS Kawistara Pangalengan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (487kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (584kB) | Preview |
|
|
Text
3_SK Plagiarisme.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTR ISI.pdf Download (785kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (880kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (769kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (855kB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (522kB) | Request a copy |
||
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (529kB) | Request a copy |
||
|
Text
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan analisis kewarganegaraan digital peserta didik dalam menghadapi berbagai permasalahan di ruang digital. Penggunaan teknologi digital yang semakin dekat dengan kehidupan peserta didik perlu diimbangi dengan kemampuan untuk menganalisis informasi, perilaku, serta permasalahan digital berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penerapan model Socratic Questioning, mengetahui skor kemampuan analisis kewarganegaraan digital peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model, mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah penerapan model, serta mengetahui tingkat peningkatan kemampuan analisis kewarganegaraan digital peserta didik.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik kelas V MIS Kawistara Pangalengan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa enam soal uraian dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, paired sample t-test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan penerapan model Socratic Questioning pada treatment I mencapai 95% dan treatment II mencapai 100%, keduanya berada pada kategori sangat baik. Rata-rata skor pretest sebesar 55,56 meningkat menjadi 78,47 pada posttest, dengan peningkatan rata-rata sebesar 22,91 poin. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pretest dan posttest berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,060 dan 0,267. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi <0,001 <0,05 dengan nilai t sebesar -17,539 dan df sebesar 29, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata sebesar 0,5195 yang termasuk kategori sedang. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan analisis kewarganegaraan digital peserta didik sebelum dan sesudah penerapan model Socratic Questioning, serta terjadi peningkatan kemampuan analisis kewarganegaraan digital dengan kategori sedang.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Socratic Questioning; Kemampuan Analisis; Kewarganegaraan Digital; Pendidikan Pancasila |
| Subjects: | Islam > Islamic Religious Education Education > Miscellany of Education Elementary Education > Elementary Education in Indonesia Biography, Obituary > Education and Research of Biography |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Salwa Nur Syifa |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 03:01 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 03:01 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




