Sevira, Nova (2026) Pengembangan ekonomi masyarakat melalui industri tepung tapioka: Asset Based Community Development di Kampung Cinagrog Desa Sarimukti. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (01. Cover)
01 Cover.pdf Download (181kB) | Preview |
|
|
Text (02. Abstrak)
02 Abstrak.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text (03. Keterangan bebas plagiarism)
03 Keterangan bebas plagiarism.pdf Download (276kB) | Preview |
|
|
Text (04. Daftar Isi)
04 Daftar Isi.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (05. Bab 1)
05 Bab 1.pdf Download (408kB) | Preview |
|
|
Text (06. Bab 2)
06 Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (415kB) |
||
|
Text (07. Bab 3)
07 Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (488kB) |
||
|
Text (08. Bab 4)
08 Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (226kB) |
||
|
Text (10. Daftar Pustaka)
10 Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
||
|
Text (11. Lampiran)
11 Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (475kB) |
Abstract
Pengembangan ekonomi masyarakat lokal merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi dan aset yang dimiliki suatu wilayah. Salah satu bentuk pemanfaatan potensi lokal tersebut terdapat pada industri tepung tapioka di Kampung Cinagrog yang mengolah singkong sebagai komoditas utama sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, serta mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis identifikasi dan pemanfaatan aset lokal, proses pengembangan ekonomi masyarakat lokal melalui industri tepung tapioka, serta dampaknya terhadap pengembangan ekonomi masyarakat di Kampung Cinagrog. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Pembangunan Ekonomi Lokal yang dikemukakan oleh Kuncoro (2018). Teori ini menjelaskan bahwa pembangunan ekonomi lokal dilakukan melalui pemanfaatan potensi dan sumber daya yang dimiliki suatu wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendorong keberlanjutan aktivitas ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan pemilik industri tepung tapioka, pekerja, dan petani singkong sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi masyarakat lokal melalui industri tepung tapioka diawali dengan identifikasi dan pemanfaatkan aset lokal berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, aset fisik, pengalaman masyarakat, dan jaringan sosial. Pemanfaatan aset tersebut mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi melalui penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan nilai tambah komoditas singkong, bertambahnya pendapatan masyarakat, serta tersedianya pasar bagi hasil panen petani sehingga mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat Kampung Cinagrog. Meskipun demikian, pengembangan ekonomi masyarakat masih menghadapi kendala berupa keterbatasan teknologi produksi, pemasaran yang masih sederhana, dan pengelolaan usaha yang masih bersifat tradisional.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengembangan Ekonomi Masyarakat Lokal; Industri Tepung Tapioka; Asset-Based Community Development (ABCD); Aset Lokal. |
| Subjects: | Production, Industrial Economics |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | Nova Sevira |
| Date Deposited: | 06 Oct 2026 07:13 |
| Last Modified: | 06 Oct 2026 07:13 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143801 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




