Hasanah, Nur Zen (2026) Inovasi Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) dalam standardisasi Mushaf Al-Qur’an Braille di Indonesia dan implementasinya di pondok pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darushudur Cimenyan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (96kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (160kB) |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIAT.pdf Download (228kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (271kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (270kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (483kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (506kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (173kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran penelitian.pdf Restricted to Repository staff only Download (784kB) |
Abstract
Standardisasi Mushaf Al-Qur’an Braille di Indonesia dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan penggunaan rasm imlā’ī dan rasm ‘uṡmānī yang pada masanya menimbulkan perbedaan dalam penulisan dan pentashihan Mushaf Al-Qur’an Braille. Kondisi tersebut mendorong Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) menyusun pedoman standardisasi nasional sebagai acuan bersama. Penelitian ini bertujuan menganalisis latar belakang penyusunan standardisasi nasional Mushaf Al-Qur’an Braille, proses inovasi yang dilakukan Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ), serta implementasinya di Pondok Pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darushudur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Analisis penelitian menggunakan Teori Inovasi Kelembagaan Raffaelli dan Glynn yang mencakup dimensi kebaruan, kegunaan, dan legitimasi serta Model Implementasi Kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan standardisasi nasional Mushaf Al-Qur’an Braille dilatarbelakangi oleh perbedaan penggunaan rasm imlā’ī dan rasm ‘uṡmānī yang mendorong perlunya penyatuan standar nasional. Inovasi LPMQ diwujudkan melalui proses pengkajian, penyusunan, dan penyempurnaan Pedoman Standar Nasional Penulisan Mushaf Al-Qur’an Braille yang berdasarkan Teori Inovasi Kelembagaan Raffaelli dan Glynn memenuhi dimensi kebaruan, kegunaan, dan legitimasi. Implementasi standar di Pondok Pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darushudur berjalan dengan baik berdasarkan aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi LPMQ berhasil menghasilkan standardisasi nasional Mushaf Al-Qur’an Braille yang menjadi pedoman resmi dalam penulisan dan pentashihan Mushaf Al-Qur’an Braille di Indonesia serta telah diimplementasikan dengan baik di Pondok Pesantren Tahfidz Tunanetra Sam’an Darushudur.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Inovasi; Standardisasi; Mushaf Al-Qur’an Braille; Implementasi; |
| Subjects: | Islam Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Nur Zen Hasanah |
| Date Deposited: | 08 Oct 2026 02:31 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 07:09 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143897 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




