Ghifari, Fathur Rahman (2026) Langkah taktis elite sarekat Islam dalam mencegah dominasi komunis di tubuh organisasi (1917–1927). Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (231kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
Keterangan bebas Plagirism .pdf Download (202kB) |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (234kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (496kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (530kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (617kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV .pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (733kB) |
Abstract
Sarekat Islam merupakan salah satu organisasi yang memiliki peranan penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia. Selain bergerak di bidang ekonomi dan sosial, organisasi ini berkembang menjadi kekuatan politik yang mampu membangun kesadaran nasional masyarakat pribumi pada masa kolonial. Besarnya pengaruh dan luasnya basis massa Sarekat Islam menjadikan organisasi ini terbuka terhadap masuknya berbagai arus pemikiran, termasuk komunisme. Penetrasi komunisme ke dalam Sarekat Islam kemudian menimbulkan konflik ideologis yang memengaruhi arah perjuangan organisasi serta perkembangan gerakan nasional Indonesia.Berdasarkan permasalahan tersebut,Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses masuknya komunisme ke dalam Sarekat Islam, memahami strategi yang dilakukan para pemimpin Sarekat Islam dalam menghadapi pengaruh tersebut, serta menganalisis dampak yang ditimbulkan dari konflik ideologis yang terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Melalui metode tersebut, berbagai sumber sejarah dianalisis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai dinamika hubungan antara Sarekat Islam dan komunisme pada masa kolonial.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masuknya pengaruh komunisme ke dalam Sarekat Islam berlangsung melalui strategi infiltrasi yang dilakukan oleh H.J.F.M. Sneevliet melalui organisasi ISDV. Strategi tersebut berhasil menarik sejumlah tokoh Sarekat Islam, seperti Semaoen, Darsono, Alimin, Tan Malaka, dan Haji Misbach, untuk menyebarkan gagasan sosialisme dan komunisme di lingkungan organisasi. Perkembangan pengaruh komunisme memunculkan konflik ideologis antara kelompok yang mempertahankan Islam sebagai dasar perjuangan organisasi dan kelompok yang lebih condong kepada sosialisme serta komunisme. Dalam menghadapi kondisi tersebut, H.O.S. Tjokroaminoto, Agus Salim, dan Abdoel Moeis melakukan penguatan ideologi organisasi melalui pendidikan kader, dakwah, serta penegasan asas perjuangan Islam. Puncaknya terjadi pada Kongres Sarekat Islam tahun 1921 di Surabaya yang menetapkan disiplin partai dan melarang rangkap keanggotaan dengan organisasi komunis. Kebijakan tersebut mendorong terjadinya pemisahan antara Sarekat Islam Putih dan Sarekat Islam Merah.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sarekat Islam;Komunis;Konflik Ideologi;Gerakan Nasional;Indonesia |
| Subjects: | History of Southeast Asia > History of Indonesia |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Program Studi Sejarah dan Peradaban Islam |
| Depositing User: | FATHUR RAHMAN GHIFARI |
| Date Deposited: | 12 Oct 2026 04:34 |
| Last Modified: | 12 Oct 2026 04:34 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143976 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




