Kamal, Azmi Hayatul (2026) Pandangan hukum islam terhadap konsep childfree dalam pernikahan. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (197kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (23kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
17854699131465099072.pdf Restricted to Registered users only Download (182kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (34kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (428kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (466kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (101kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena childfree merupakan pilihan pasangan suami istri untuk tidak memiliki anak secara sukarela selama masa perkawinannya. Fenomena ini semakin mendapat perhatian di masyarakat modern karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pertimbangan ekonomi, karier, kesehatan, kebebasan individu, dan hak reproduksi. Di sisi lain, dalam perspektif Hukum Islam, keturunan dipandang sebagai salah satu tujuan penting perkawinan yang berkaitan dengan pemeliharaan keturunan (hifz al-nasl) sebagai bagian dari maqashid syariah. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pandangan Hukum Islam terhadap konsep childfree dalam pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis latar belakang pemikiran dan alasan yang melandasi pilihan childfree dalam pernikahan berdasarkan literatur yang tersedia serta menganalisis konsep childfree dalam perspektif Hukum Keluarga Islam melalui pendekatan maqashid syariah, khususnya hifz al-nasl. Penelitian ini didasarkan pada teori maqashid syariah yang menempatkan kemaslahatan sebagai tujuan utama ditetapkannya hukum Islam. Salah satu aspek penting dalam maqashid syariah adalah hifz al-nasl (pemeliharaan keturunan), yaitu upaya menjaga keberlangsungan generasi manusia melalui institusi perkawinan yang sah. Konsep ini digunakan sebagai kerangka analisis untuk menilai kesesuaian fenomena childfree dengan tujuan syariat Islam dalam menjaga keturunan dan mewujudkan kemaslahatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Sumber data primer dalam penelitian ini meliputi jurnal-jurnal ilmiah, buku riset, serta publikasi data akademis yang mengkaji fenomena childfree. Adapun bahan hukum/sumber data sekunder meliputi Al-Qur'an, hadis, literatur maqashid syariah, Kompilasi Hukum Islam, peraturan perundang-undangan, serta karya ilmiah yang relevan sebagai pisau analisis. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan maqashid syariah, khususnya konsep hifz al-nasl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pilihan childfree dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi, karier, kesehatan fisik dan mental, serta kebebasan individu. Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, hukum childfree bersifat kondisional (tafsil). Secara normatif-ideal, childfree tanpa alasan syar'i dipandang kurang sejalan dengan keutamaan hifz al-nasl. Namun, pilihan ini dapat dipertimbangkan kebolehannya apabila terdapat kemudaratan nyata seperti risiko medis (hifz al-nafs) atau kondisi kesehatan mental berat (hifz al-'aql). Sebaliknya, childfree sebagai bentuk penolakan ideologis terhadap nilai keturunan dipandang tidak sejalan dengan prinsip dasar syariat Islam.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | childfree; hukum keluarga islam; maqashid syariah; hifz al-nasl; pernikahan |
| Subjects: | Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Usul Fikih Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hukum Keluarga dan Hukum Perkawinan, Pernikahan menurut Islam Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Nikah Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Hak dan Kewajiban Suami Istri Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Hukum > Program Studi Al-Ahwal Al-Syakhshiyah |
| Depositing User: | AZMI HAYATUL KAMAL |
| Date Deposited: | 21 Oct 2026 06:43 |
| Last Modified: | 21 Oct 2026 06:43 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144043 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




