Repository Institusi

Pergeseran Makna Kepemimpinan dalam Tafsir Melayu: Studi Diakronis atas Tarjumān al-Mustafīd dan Tafsir Al-Azhar Perspektif Hermeneutika Hans-Georg Gadamer

Haecal, Mohammad Irfan Farraz (2026) Pergeseran Makna Kepemimpinan dalam Tafsir Melayu: Studi Diakronis atas Tarjumān al-Mustafīd dan Tafsir Al-Azhar Perspektif Hermeneutika Hans-Georg Gadamer. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (Cover)
Cover.pdf - Cover Image
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (243kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Abstract)
2_Abstract.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (250kB) | Preview
[img]
Preview
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
pdf228.pdf

Download (694kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Daftar Isi)
3_Daftar Isi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (281kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
4_Bab 1.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (579kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
5_Bab 2.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (567kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_Bab 3.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (403kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
6_Bab 4.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
7_Bab 5.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (260kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
8_Referensi.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial No Derivatives.

Download (256kB) | Preview

Abstract

Penelitian ini mengkaji Pergeseran makna kepemimpinan dalam Tarjumān al-Mustafīd karya ‘Abd al-Ra’uf al-Singkili dan Tafsir Al-Azhar karya Hamka. Kajian difokuskan pada konsep khalīfah, ulū al-amr, amanah, keadilan, musyawarah, dan ketaatan dalam Q.S. al-Baqarah [2]:30, Q.S. al-Nisā’ [4]:58–59, Q.S. Āli ‘Imrān [3]:159, dan Q.S. al-Syūrā [42]:38. Tujuannya ialah menjelaskan konstruksi kepemimpinan, horizon sosio-historis pembentukannya, serta kontinuitas dan Pergeseran maknanya. Tarjumān al-Mustafīd berakar pada tradisi tafsir Melayu abad ke-17, penggunaan bahasa Melayu klasik, dan struktur kekuasaan Kesultanan Aceh. Tafsir Al-Azhar berkembang dalam arus pembaruan Islam, modernisasi, pembentukan negara Indonesia, serta pengalaman sosial-politik Hamka. Perbedaan horizon tersebut menjelaskan corak normatif-ringkas pada karya pertama dan elaborasi sosial-institusional pada karya kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis tekstual, kontekstual, komparatif, dan diakronis. Hermeneutika Hans-Georg Gadamer diterapkan melalui konsep pra-pemahaman, kesadaran sejarah yang berpengaruh, horizon, dan peleburan horizon. Analisis dilakukan dengan merekonstruksi konteks kedua mufasir, membandingkan struktur makna, serta mengendalikan pra-pemahaman peneliti mengenai kekuasaan, demokrasi, dan ketaatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarjumān al-Mustafīd mengonstruksi kepemimpinan secara teosentris-normatif dan fungsional. Kekuasaan merupakan amanah dari Allah, ketaatan kepada ulū al-amr bersifat terbatas, keadilan berlaku bagi seluruh manusia, dan musyawarah menjadi kebajikan pemimpin sekaligus praktik komunitas. Tafsir Al-Azhar mempertahankan dasar tersebut, tetapi memperluas penerapannya. Kekhalifahan berkembang menjadi tanggung jawab kemanusiaan; amanah mencakup kelayakan dan kompetensi; keadilan menjadi prinsip tata kelola publik; sedangkan otoritas serta musyawarah melibatkan pemerintah, ulama, ahli, dan masyarakat. Pergeseran makna berlangsung melalui kesinambungan prinsip teosentris dan perluasan dari tanggung jawab individual menuju kolektif, dari moralitas personal menuju kelembagaan, serta dari otoritas personal menuju pembagian fungsi sosial. Kepemimpinan Qur’ani dengan demikian dipahami sebagai struktur tanggung jawab yang mencakup legitimasi normatif, amanah, keadilan, ketaatan bersyarat, musyawarah, dan akuntabilitas. Penelitian ini terbatas pada dua tafsir dan sejumlah ayat terpilih serta belum mengkaji penerimaannya secara empiris. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperluas korpus tafsir Melayu, membandingkan variasi manuskrip, dan meneliti penerimaan konsep kepemimpinan dalam masyarakat

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: kepemimpinan; tafsir Melayu; Tarjumān al-Mustafīd; Tafsir Al-Azhar; hermeneutika Gadamer
Subjects: Manuscript, Parchment, Scroll
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam
Customs of Life Cycle and Domestic Life
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: MOHAMMAD IRFAN FARRAZ HAECAL
Date Deposited: 13 Oct 2026 06:38
Last Modified: 15 Oct 2026 07:32
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144157

Actions (login required)

View Item View Item