Repository Institusi

Makna kata Mukhtāl dan derivasinya dalam Al-Qur'an dan relevansinya bagi etika kerendahan hati : Analisis Semantik Ensiklopedik

Jannah, Salma Nailatul (2026) Makna kata Mukhtāl dan derivasinya dalam Al-Qur'an dan relevansinya bagi etika kerendahan hati : Analisis Semantik Ensiklopedik. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (606kB) | Preview
[img]
Preview
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
9. SK Bebas Plagiat.pdf

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf

Download (548kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
BAB I (2).pdf

Download (709kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
BAB II (2).pdf
Restricted to Registered users only

Download (807kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (751kB)
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (615kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (477kB)

Abstract

Kesombongan bertentangan dengan nilai-nilai akhlak dalam al-Qur’an. Di satu sisi, manusia cenderung membanggakan kelebihannya, tetapi di sisi lain, al-Qur’an mengecam sikap yang mendorong seseorang merendahkan orang lain. Salah satu istilah yang menggambarkan perilaku tersebut ialah mukhtāl, yang umumnya dimaknai sebagai sombong atau angkuh. Namun, makna kata mukhtāl dan derivasinya perlu dikaji berdasarkan konteks penggunaannya dalam al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan mengkaji makna mukhtāl dan derivasinya, merumuskan konsepnya dalam al-Qur’an melalui analisis semantik ensiklopedik, serta mengkaji relevansinya terhadap etika kerendahan hati. Kerangka pemikiran penelitian ini didasarkan pada pandangan bahwa makna kata tidak hanya ditentukan oleh arti leksikal, tetapi juga oleh hubungan makna dan konteks historis penggunaannya. Oleh karena itu, lafaz mukhtāl dikaji melalui penelusuran makna dasar, makna relasional, dan medan makna pada masa pra-Qur’anik, Qur’anik, pasca-Qur’anik Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui penelaahan ayat-ayat al-Qur’an yang memuat kata mukhtāl dan derivasinya, dengan dukungan kamus bahasa Arab, syair pra-Qur’anik, kitab tafsir, dan literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan semantik ensiklopedik untuk merumuskan konsep mukhtāl dan relevansinya terhadap etika kerendahan hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata mukhtāl dan derivasinya ditemukan sembilan kali dalam sembilan ayat pada sembilan surah dengan lima bentuk derivasi. Makna dasarnya mencakup persepsi atau gambaran dan kesombongan, sedangkan makna relasionalnya bergantung pada konteks. Mukhtāl menggambarkan perilaku meninggikan diri dan merendahkan orang lain. Konsep ini menegaskan pentingnya kerendahan hati dengan menyadari bahwa kelebihan merupakan karunia Allah Swt. yang harus disyukuri, bukan disombongkan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: mukhtāl; semantik ensiklopedik; al-qur'an; etika kerendahan hati;
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Philosopy and Theory > Semantics
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Salma Nailatul Jannah
Date Deposited: 03 Nov 2026 04:01
Last Modified: 03 Nov 2026 04:01
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144861

Actions (login required)

View Item View Item