Achdiyat, Muhammad Yusuf Sayyidina (2026) Strategi pemberdayaan UMKM wisata kuliner dalam meningkatkan perekonomian masyarakat: Studi deskriptif di paguyuban Wisata Tjeplak Kuliner Kabupaten Purwakarta. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
Cover.pdf Download (144kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf Download (125kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISME)
Keterangan Bebas Plagiarism.pdf Download (283kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
Daftar Isi.pdf Download (210kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
Bab 1.pdf Download (240kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
Bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (313kB) |
||
|
Text (BAB III)
Bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
||
|
Text (BAB IV)
Bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (525kB) |
||
|
Text (BAB V)
Bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (142kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peran strategis UMKM sebagai motor perekonomian masyarakat pada sektor pariwisata kuliner. Di Kabupaten Purwakarta, kawasan Wisata Kuliner Tjeplak berkembang pesat, namun masih dihadapkan pada tantangan kapasitas usaha dan literasi pemasaran pedagang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemberdayaan UMKM melalui Paguyuban Pedagang Wisata Tjeplak Kuliner, dampaknya terhadap perekonomian pelaku UMKM dan masyarakat sekitar, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur terhadap 10 informan, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka pemberdayaan enabling, empowering, dan protecting (EEP), serta teori Struktural Fungsionalisme Robert K. Merton. Hasil penelitian menunjukkan strategi pemberdayaan diimplementasikan melalui tiga dimensi. Pada aspek enabling, paguyuban dan pemerintah bersinergi menata kawasan serta memfasilitasi infrastruktur dasar dan panggung hiburan. Aspek empowering direalisasikan melalui pelatihan yang sukses mendorong digitalisasi pembayaran (QRIS), perbaikan visual promosi, dan standar higienitas. Aspek protecting diterapkan melalui aturan "satu KK satu lapak", larangan waralaba, dan diferensiasi dagangan guna mencegah persaingan tidak sehat. Strategi ini didukung oleh soliditas pengurus dan fasilitas dinas terkait, namun masih terhambat oleh lemahnya promosi digital kolektif, belum rutinnya evaluasi, dan faktor cuaca. Meskipun demikian, pemberdayaan ini berdampak positif pada stabilitas omzet pedagang serta menciptakan efek ekonomi turunan (multiplier effect) melalui penyerapan tenaga kerja dan pengelolaan parkir oleh Karang Taruna setempat. Secara sosiologis, Paguyuban Pedagang Wisata Tjeplak Kuliner berhasil menjalankan fungsi manifes sebagai wadah pengelola usaha dan pelindung pedagang kecil. Paguyuban juga menghasilkan fungsi laten dalam merekatkan solidaritas sosial dan identitas budaya kawasan. Namun, terdapat disfungsi kelembagaan terkait minimnya adaptasi pemasaran digital dan belum adanya mekanisme formal resolusi konflik, yang perlu dievaluasi agar sistem pemberdayaan lebih berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberdayaan UMKM; Wisata Kuliner; Perekonomian Masyarakat; Strategi EEP; Struktural Fungsionalisme |
| Subjects: | Sociology and Anthropology, Society Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Interactions within Groups |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Muhammad Yusuf Sayyidina Achdiyat |
| Date Deposited: | 05 Nov 2026 03:30 |
| Last Modified: | 05 Nov 2026 03:30 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/145032 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




