Komunikasi politik digital Virdian Aurellio dalam pembentukan preferensi politik komunitas partisipatif indonesia pada Pemilu 2024

Septiani, Putri Juwita (2026) Komunikasi politik digital Virdian Aurellio dalam pembentukan preferensi politik komunitas partisipatif indonesia pada Pemilu 2024. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img] Text
1_cover.pdf

Download (70kB)
[img] Text
2_abstrak.pdf

Download (24kB)
[img] Text
3_skplagiarisme.pdf

Download (748kB)
[img] Text
4_daftarisi.pdf

Download (96kB)
[img] Text
5_bab1.pdf

Download (313kB)
[img] Text
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[img] Text
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB) | Request a copy
[img] Text
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (762kB) | Request a copy
[img] Text
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (78kB) | Request a copy
[img] Text
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB) | Request a copy
[img] Text
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (452kB) | Request a copy

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola komunikasi politik di Indonesia, khususnya pada Pemilu 2024 yang ditandai dengan meningkatnya peran influencer sebagai komunikator politik nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Virdian Aurellio dalam membentuk preferensi politik anggota Komunitas Partisipatif Indonesia melalui komunikasi politik digital dan hubungan parasosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan merujuk pada teori komunikasi politik, teori two-step flow of communication, dan teori hubungan parasosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Virdian Aurellio berperan sebagai opinion leader digital yang menyampaikan dan menafsirkan isu-isu politik Pemilu 2024 melalui konten yang mudah dipahami generasi muda di Instagram dan TikTok. Pengaruh yang terjadi tidak bersifat langsung, tetapi melalui mekanisme aliran dua tahap, di mana influencer menjadi perantara antara informasi politik dan audiens. Kedekatan emosional serta interaksi digital yang terbangun memperkuat kepercayaan anggota komunitas terhadap pesan yang disampaikan dan berkontribusi pada pembentukan pemahaman, sikap, dan preferensi politik mereka.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: politik; komunikasi politik; pemilihan umum
Subjects: Political dan Government Science
Political dan Government Science > Local Government
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Ilmu Politik
Depositing User: Putri Juwita Septiani
Date Deposited: 27 Apr 2026 03:56
Last Modified: 27 Apr 2026 03:56
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130416

Actions (login required)

View Item View Item