Fadhila, Luthfi Khoirunnisa (2026) Dimensi Psikologis dalam Tafsir Sya’rawi: Studi penafsiran ayat khusyū’ dan żikir untuk membangun Mindfulness. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (220kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (226kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (227kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (245kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (353kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (408kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (678kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (266kB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan kehidupan modern menghadirkan tekanan psikologis yang memicu kecemasan, distraksi, dan ketidakstabilan batin. Dalam konteks ini, ajaran Al-Qur’an tentang khusyū’ dan żikir memiliki relevansi dalam membangun kesadaran batin yang selaras dengan mindfulness. Namun, pemaknaannya sering terbatas pada aspek ritual, sehingga diperlukan kajian tafsir yang lebih mendalam. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji dimensi psikologis dalam Tafsir Sya’rawi terkait penafsiran ayat khusyū’ dan żikir serta kontribusinya dalam membangun mindfulness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penafsiran Syekh Mutawalli Asy-Sya’rawi terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan khusyū’ dan żikir dalam Tafsir Sya’rawi serta mengidentifikasi unsur-unsur mindfulness pada penafsiran khusyū’ dan żikir dalam Tafsir Sya’rawi. Metode penelitian yang di gunakan yakni pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan Tafsir Sya’rawi sebagai sumber utama dan didukung literatur relevan. Data dianalisis secara sistematis untuk menemukan pola penafsiran serta keterkaitan antara khusyū’, żikir, dan mindfulness. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran ayat ayat khusyū’ dan żikir, di antaranya Q.S. Al-Mu’minun ayat 2, Q.S. Al-Baqarah ayat 45 sampai 46, Q.S. Al-Baqarah ayat 152, dan Q.S. Ar-Ra’d ayat 28, menegaskan bahwa khusyū’ merupakan keadaan hati yang tunduk, tenang, dan sadar akan kehadiran Allah, sedangkan żikir merupakan proses menghadirkan Allah dalam hati, pikiran, dan perilaku. Keduanya berkaitan erat dalam membangun mindfulness, di mana żikir berfungsi sebagai Riyāḍah spiritual yang melatih kesadaran berkelanjutan, sementara khusyū’ merupakan kondisi batin yang dihasilkan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa khusyū’ dan żikir memiliki keterkaitan erat dalam membangun mindfulness. Khusyū’ dapat mengarahkan purposeful attention, present moment, namun tidak relevan dengan non-judgmental, karena khusyū’ dan dzikri selalu terkoneksi dengan nilai-nilai ilahiyah. Żikir berperan melatih kesadaran berkelanjutan, menstabilkan emosi, dan membentuk orientasi hidup. Dengan demikian, żikir merupakan proses, sedangkan khusyū’ adalah kondisi batin yang dihasilkan. Keduanya menunjukkan bahwa kesadaran dalam Al-Qur’an bersifat teosentris (berpusat pada Allah), bernilai, dan berkontribusi pada ketenangan batin serta kematangan emosi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | Khusyū’; Żikir; Mindfulness; Spiritual; Penafsiran Al-Qur’an; Tafsir Sya’rawi; Syekh Muhammad Mutawalli Asy-Sya’rawi |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | luthfi khoirunnisa fadhila |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 07:48 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 07:49 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/132576 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



