Implementasi pendidikan khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam melalui kegiatan Majmu'ah dalam pengembangan adab santri: Studi kasus di Pesantren Persatuan Islam 27 Situaksan Bandung

Permana, Gilang Sukma (2026) Implementasi pendidikan khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam melalui kegiatan Majmu'ah dalam pengembangan adab santri: Studi kasus di Pesantren Persatuan Islam 27 Situaksan Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (247kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (320kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SURAT KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
3_suketbebasplagiarism.pdf

Download (191kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (201kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (423kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (639kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (709kB)
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (176kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (187kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan Islam yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu agama, tetapi juga pembentukan adab santri. Pesantren Persatuan Islam 27 Situaksan Bandung mengembangkan Pendidikan Khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam sebagai upaya membentuk santri yang memiliki pemahaman agama mendalam, mampu mengamalkan ilmu, dan berkepribadian adab Islam. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Majmu’ah menjadi ruang pembinaan utama yang menghubungkan ilmu, ibadah, hafalan, keteladanan muaddib, pengawasan perilaku, dan evaluasi perkembangan adab santri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Pendidikan Khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam, standar adab santri, implementasi kegiatan Majmu’ah, peran muaddib, serta faktor pendukung dan penghambat program tersebut di Pesantren Persatuan Islam 27 Situaksan Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap Mudir ‘Am, Bidang Manhaj Pesantren, muaddib, santri, orang tua santri, serta dokumen pesantren seperti Kitab Adab, Waraqah Ta’dib, dan dokumen kurikulum. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui enam tahapan, yaitu familiarisasi data, pengodean awal, pencarian tema, peninjauan tema, pendefinisian dan penamaan tema, serta penyusunan laporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam merupakan integrasi antara pendalaman ilmu agama dan pembentukan adab santri. Program ini menekankan penguasaan ilmu-ilmu syar‘i, kitab turats, tahfizh Al-Qur’an dan Hadits, bahasa Arab, pembiasaan ibadah, dan pembinaan adab. Standar adab santri dirumuskan melalui Kitab Adab yang mencakup adab dalam ilmu, ibadah, diri sendiri, orang lain, dan disiplin santri. Evaluasi adab dilakukan melalui Waraqah Ta’dib secara deskriptif. Implementasi program melalui Majmu’ah dilaksanakan dalam kelompok kecil yang dibimbing oleh muaddib atau muaddibah melalui kegiatan setoran hafalan, muraja’ah, tadarus, pengawasan ibadah, nasihat adab, pembinaan kedisiplinan, evaluasi perilaku, dan tindak lanjut pembinaan. Muaddib berperan sebagai pembimbing, teladan, pengawas, evaluator, penghubung antara pesantren dan orang tua, serta konselor santri. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Majmu’ah menjadi sarana utama dalam implementasi Pendidikan Khusus Tafaqquh fid Din berbasis adab Islam untuk mengembangkan adab santri melalui pembiasaan, keteladanan, pengawasan, evaluasi, dan pendampingan yang berkelanjutan. Keberhasilan program didukung oleh visi pesantren, Kitab Adab, sistem Majmu’ah, peran muaddib, budaya pesantren, dukungan Bidang Manhaj, Waraqah Ta’dib, serta komunikasi dengan orang tua. Adapun faktor penghambatnya meliputi perbedaan karakter santri, ketidakkonsistenan pembinaan di luar pesantren, pengaruh keluarga dan pergaulan, budaya digital, serta keterbatasan waktu pembinaan. Oleh karena itu, penguatan sistem ta’dib berbasis Majmu’ah perlu terus dikembangkan untuk mendukung pembinaan adab santri yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Pendidikan Khusus; Tafaqquh fid Din; Adab Islam; Majmu’ah; Muaddib
Subjects: Islam > Islamic Religious Education
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Gilang Sukma Permana
Date Deposited: 26 Jun 2026 06:48
Last Modified: 26 Jun 2026 06:48
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/133253

Actions (login required)

View Item View Item