Rohmatulloh, Rifqi (2026) Pengaruh penerapan model Problem Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa dalam pembelajaran sejarah kebudayaan Islam: Penelitian di MTs Arrukhshatul ‘Ulum Batujajar. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (258kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (143kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebaspalgiarism.pdf Download (169kB) | Preview |
|
|
Text
4_Daftarisi.pdf Download (178kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (416kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (383kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (744kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (160kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (308kB) | Request a copy |
||
|
Text
11_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam masih sering menggunakan pendekatan konvensional yang berpusat pada guru sehingga kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa belum berkembang optimal. Kondisi ini menuntut adanya model pembelajaran yang lebih aktif dan berorientasi pada pemecahan masalah. Problem Based Learning (PBL) dipandang mampu menciptakan pembelajaran yang bermakna serta mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model Problem Based Learning pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini didasarkan pada teori konstruktivisme yang menekankan bahwa pengetahuan dibangun secara aktif melalui pengalaman belajar. Model PBL mendorong siswa untuk menganalisis masalah, berdiskusi, mengevaluasi informasi, dan menemukan solusi sehingga dapat mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, khususnya berpikir kreatif dan kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment melalui desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri atas 40 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kreatif dan kritis, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif, Independent Sample T-test, Mann-Whitney, dan N-Gain dengan bantuan SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL terlaksana dengan baik dan mampu menciptakan pembelajaran yang aktif serta kolaboratif. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa pada kelas eksperimen memperoleh nilai N-Gain 0,42 (kategori sedang), sedangkan kelas kontrol 0,29 (kategori rendah). Kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen memperoleh nilai N-Gain 0,72 (kategori tinggi), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,54 (kategori sedang). Hasil uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan kritis siswa pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. PBL mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, pembelajaran kolaboratif, dan pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Problem Based Learning; Berpikir Kreatif; Berpikir Kritis. |
| Subjects: | Educational Institutions, Schools and Their Activities General Management |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Program Studi Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | rifqi rohmatulloh |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 07:04 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 07:04 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143132 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



