Zein, Rahma Zaena (2026) Implmentasi rebranding roti raospoll menjadi roti abon-abona dalam membentuk brand identity. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_Cover.pdf Download (141kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (158kB) | Preview |
|
|
Text (SK BEBAS PLLAGIARISM)
3_SK Bebas Plagiarism.pdf Download (241kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf Download (163kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_Bab I.pdf Download (338kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (393kB) |
||
|
Text (BAB III)
7_Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB IV)
8_Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (173kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Rebranding merupakan salah satu upaya yang dilakukan perusahaan untuk memperbarui identitas merek agar mampu menyesuaikan diri dengan perubahan pasar serta meningkatkan daya saing. Roti Raospoll melakukan perubahan identitas menjadi Roti Abon-Abona sebagai langkah untuk membangun merek yang lebih mudah dikenali, mudah diingat, dan memiliki posisi yang lebih kuat sebagai oleh-oleh khas Purwakarta. Perubahan tersebut juga bertujuan untuk memperkuat posisi Abona sebagai oleh-oleh khas Purwakarta. Penelitian ini menggunakan konsep rebranding yang dikemukakan oleh Muzellec dan Lambkin (2003), yang meliputi tahapan repositioning, renaming, redesigning, dan relaunching. Penelitian dilakukan dengan paradigma konstruktivisme, pendekatan kualitatif, serta metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi rebranding dilakukan melalui empat tahapan. Tahap repositioning diawali dengan identifikasi peluang, penguatan posisi merek, serta penetapan target pasar dan target konsumen. Tahap renaming dilakukan melalui evaluasi nama sebelumnya, pemilihan beberapa alternatif nama, hingga penetapan nama Abona sebagai identitas merek yang baru. Tahap redesigning diwujudkan melalui penyusunan konsep visual, kolaborasi dengan pihak eksternal, serta penerapan identitas visual secara konsisten pada kemasan produk, outlet, seragam karyawan, dan media sosial. Tahap relaunching dilaksanakan melalui perencanaan, peluncuran secara offline dan online, serta evaluasi berdasarkan tanggapan konsumen sebagai bahan penyempurnaan implementasi rebranding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi rebranding yang dilakukan Roti Abon-Abona berhasil membentuk brand identity yang lebih kuat melalui perubahan posisi merek, nama, identitas visual, dan komunikasi merek yang diterapkan secara konsisten. Implementasi tersebut menjadikan Abona lebih mudah dikenali dan diingat oleh konsumen serta semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu oleh-oleh khas Purwakarta.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Rebranding; Brand Identity; UMKM |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Social Interaction, Interpersonal Relations > Content of Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Rahma Zaena Zein |
| Date Deposited: | 28 Sep 2026 02:20 |
| Last Modified: | 28 Sep 2026 02:20 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143220 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




