Repository Institusi

Pemaknaan siswa terhadap pendidikan Islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah dalam membentuk sikap keberagamaan: Penelitian fenomenologi pada siswa kelas 8 SMPN 21 Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung

Pratiwi, Vina Dwi (2025) Pemaknaan siswa terhadap pendidikan Islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah dalam membentuk sikap keberagamaan: Penelitian fenomenologi pada siswa kelas 8 SMPN 21 Kec. Babakan Ciparay Kota Bandung. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (412kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (419kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SK BEBAS PLAGIARISM)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (317kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (351kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (298kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (889kB)
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (405kB)
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (36kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Fenomena di SMPN 21 Bandung, sekolah telah menerapkan budaya religius dengan kegiatan-kegiatan yang sesuai teori. Kegiatan tersebut antara lain kegiatan Iqtar (Iqra dan tilawah Quran), salat berjamaah, dan menutup aurat. Namun pada kenyataannya, masih terdapat beberapa siswa yang belum bisa memnbaca Quran, belum menunaikan salat wajib dan belum menutup aurat ketika di luar lingkungan sekolah. Kesenjangan ini menunjukkan adanya perbedaan makna yang ditangkap siswa terhadap praktik keagamaan yang mereka alami. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan pengalaman pendidikan Islam dalam keluarga siswa 2) Mendeskripsikan pengalaman budaya religius di sekolah 3) Menganalisis makna pendidikan Islam dalam keluarga siswa terhadap sikap keberagamaannya 4) Menganalisis makna budaya religius di sekolah yang berkaitan dengan fenomena sikap keberagamaan yang berkembang. Penelitian ini didasarkan pada teori interaksi antara nilai-nilai keislaman yang ditanam di keluarga menurut konsep tarbiyatul aulad fil Islam meliputi keteladanan, pembiasaan, nasihat, perhatian serta pengawasan, dan budaya religius sekolah. Selanjutnya pemaknaan yang di proses oleh siswa melalui dialetika meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi terhadap pembentukan sikap keberagamaan, meliputi ideologi, ritualistik, intelektual, eksperien dan konsekuen. Penelitian yang digunakan yaitu kualitatif menggunakan metode fenomenologi dengan proses analisis data antara lain; horizonalisasi, deskripsi tekstural, deskripsi struktural, dan gambaran makna akan fenomena. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dokumentasi dan observasi, sebanyak 5 informan, selanjutnya data di analisis menggunakan aplikasi NVivo 14. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa: Pertama pengalaman siswa terhadap pendidikan Islam dalam keluarga terwujud dalam bentuk pembiasaan keagamaan sehari-hari, namun dalam kenyataannya tidak semua orang tua melakukan keteladanan melalui pembiasaan ibadah. Kedua, pengalaman siswa terhadap budaya religius sekolah harus selalu diperhatikan dan ditanamkan, seperti kegiatan Iqtar, dzuhur berjamaah, dan menutup aurat. Ketiga, pemaknaan siswa terhadap pendidikan Islam di dalam keluarga harus dilandasi internalisasi yang kuat melalui keteladanan, nasihat, pembiasaan, perhatian dan pengawasan, untuk menghindari kesalahpahaman siswa agar nilai-nilai keagamaan lebih mudah dimaknai dan dihayati. Keempat, pemaknaan siswa terhadap budaya religius di sekolah sebagai lingkungan yang membantu siswa menjadi pribadi yang lebih baik, disiplin, sopan dan bertanggung jawab secara spiritual, ada yang merasa budaya religius sekolah membentuk kebiasaan positif dan rasa spiritual. Penanggulangan untuk membentuk sikap keberagamaan siswa yakni melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, perhatian dan pengawasan, tentu dengan kolaborasi antara orang tua dan sekolah dengan cara memberikan informasi melalui jurnal harian yang ditugaskan guru kepada siswa, selanjutnya memberikan reward dan punishment kepada siswa yang berhasil dan yang belum berhasil melaksanakan kewajibannya.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: pendidikan agama islam; pendidikan keluarga; budaya religius sekolah; sikap keberagamaan
Subjects: Christianity > Education, Research
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Vina Dwi Pratiwi
Date Deposited: 09 Oct 2026 02:34
Last Modified: 09 Oct 2026 02:34
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/143972

Actions (login required)

View Item View Item