Salim, Rodhiyat Fajar (2026) Media sosial dan transformasi keberagamaan Masyarakat Urban : Studi pada Majelis TATO Indonesia Kota Bandung. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (342kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_Abstrak.pdf Download (410kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
3_daftar isi.pdf Download (276kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
4_bab 1.pdf Download (433kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
5_bab 2.pdf Restricted to Registered users only Download (854kB) |
||
|
Text (BAB III)
6_bab 3.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) |
||
|
Text (BAB IV)
7_bab 4.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
||
|
Text (BAB V)
8_bab 5.pdf Restricted to Registered users only Download (298kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9-daftar pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Media sosial berkembang menjadi ruang interaksi digital dan transformasi religiusitas masyarakat perkotaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fungsi media sosial, motif tindakan, serta pengalaman keagamaan jamaah komunitas marjinal Majelis TATO Indonesia (MTI) Kota Bandung yang tereksklusi akibat stigma sosial dan hambatan interpretasi fikih tubuh. Studi kualitatif deskriptif-analitis dalam kluster sosiologis ini mengintegrasikan Teori Fenomenologi Sosial Alfred Schutz (the because-of motives dan the in-order-to motives), Teori Pengalaman Religius Joachim Wach (dimensi pemikiran, perbuatan, dan kepengikutan), serta Teori Ruang Agama Digital Heidi Campbell. Data primer diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan pengurus dan jamaah aktif, serta triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan media sosial berfungsi sebagai ruang ketiga (third place) dakwah urban yang inklusif. Secara fenomenologis, because-of motives jamaah bersumber dari trauma pengasuhan, stigma sosial, alienasi jalanan, dan krisis eksistensial, sedangkan in-order-to motives berorientasi pada pencarian ruang inklusi tanpa penghakiman. Pada dimensi pemikiran (intellectual/thought), terjadi dekonstruksi teologis dan reorientasi fikih tubuh. Dimensi perbuatan (action/practice) tereksplisitkan melalui disiplin ibadah mandiri, pengentasan buta aksara Al-Qur'an, pemulasaraan jenazah, dan produksi konten siber. Pada dimensi kepengikutan (fellowship), terjadi pergeseran ikatan dari solidaritas komunal (‘ashabiyah) menuju ukhuwah Islamiyah melalui kepemimpinan egaliter dan reintegrasi sosial. Kebaruan penelitian ini menegaskan keberadaan ekosistem digital sebagai arena emansipasi teologis, destigmatisasi subkultur, dan konversi modal jalanan menjadi modal spiritual.
| Item Type: | Thesis (Doktoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transformasi Keberagamaan; Media Sosial; Majelis TATO Indonesia; Fenomenologi Sosial; Pengalaman Religius. |
| Subjects: | Religious Mythology > Interreligious Relations Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Communities > Urban Communities, Cities |
| Divisions: | Pascasarjana Program Doktor > Program Studi, Studi Agama Agama > Konsentrasi Agama dan Media |
| Depositing User: | RODHIYAT FAJAR SALIM RODHIYAT FAJAR SALIM |
| Date Deposited: | 23 Oct 2026 06:33 |
| Last Modified: | 23 Oct 2026 06:47 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/144635 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |




