Analisis kritis tentang hadits perselisihan para sahabat dalam memahami perintah Rasulullah untuk shalat Ashar di Bani Quraizhah dan implikasinya terhadap metodologi Fahmu Al-Hadits

Mustikawati, Mustikawati (2025) Analisis kritis tentang hadits perselisihan para sahabat dalam memahami perintah Rasulullah untuk shalat Ashar di Bani Quraizhah dan implikasinya terhadap metodologi Fahmu Al-Hadits. Masters thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (136kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIARISME)
3_skbebasplagiarisme.pdf

Download (530kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (89kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (408kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (476kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
11_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (568kB) | Request a copy

Abstract

Perselisihan di antara para sahabat dalam memahami perintah Rasulullah ﷺ untuk melaksanakan shalat Ashar di Bani Quraizhah menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Perbedaan ini menunjukkan adanya fleksibilitas dalam memahami teks hadis dan menegaskan pentingnya pendekatan kontekstual dalam kajian hadis. Sebagian sahabat memahami perintah tersebut secara literal dengan menunda shalat hingga tiba di Bani Quraizhah, sementara sebagian lainnya memahami maknanya secara substantif dan tetap melaksanakan shalat pada waktunya. Sikap Rasulullah ﷺ yang tidak mencela kedua kelompok menjadi dasar bagi para ulama dalam memahami toleransi terhadap perbedaan pendapat dan fleksibilitas dalam interpretasi hadis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis tentang perselisihan sahabat dalam memahami perintah Rasulullah ﷺ dari aspek keabsahan sanad dan matan, faktor penyebab perbedaan pemahaman, serta implikasinya terhadap metodologi Fahmu al-Hadits dan ijtihad kontemporer. Peristiwa ini menjadi relevan dalam membentuk metode interpretasi hadis yang tidak hanya berfokus pada teks, tetapi juga mempertimbangkan aspek maqashid syariah dan konteks sosial. Kajian ini juga berusaha mengeksplorasi bagaimana peristiwa ini dapat dijadikan model dalam memahami perbedaan interpretasi hadis serta aplikasinya dalam dunia akademik dan sosial keagamaan modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Penelitian ini melibatkan takhrij al-hadits untuk menelusuri jalur periwayatan, kritik sanad untuk menentukan keabsahan periwayatan, dan analisis matan untuk memahami kandungan hadis secara lebih komprehensif. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan historis dan hermeneutik guna memahami konteks peristiwa yang melatarbelakangi hadis serta implikasi metodologisnya dalam pengembangan pemikiran Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang perselisihan sahabat dalam memahami perintah Rasulullah ﷺ memiliki derajat keabsahan yang kuat berdasarkan riwayat dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Perbedaan pemahaman di antara sahabat disebabkan oleh faktor linguistik, konteks historis, serta metode pendekatan dalam memahami teks hadis. Dalam perspektif Fahmu al-Hadits, peristiwa ini menjadi bukti bahwa pemahaman hadis tidak selalu bersifat rigid, melainkan harus mempertimbangkan prinsip maqashid syariah, konteks sosial, dan fleksibilitas dalam interpretasi. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa perbedaan interpretasi hadis di kalangan sahabat telah menjadi dasar dalam pengembangan metodologi tarjih, ijtihad, serta resolusi konflik dalam pemahaman hukum Islam.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Hadis; Fahmu al-Hadits; Perbedaan Sahabat; Takhrij; Ijtihad
Subjects: Islam > Hadith
Islam > Study of Text of Hadith
Al-Hadits dan yang Berkaitan
Al-Hadits dan yang Berkaitan > Ilmu Hadits
Divisions: Pascasarjana Program Magister > Program Studi Ilmu Hadits
Depositing User: Mustikawati Mustikawati
Date Deposited: 12 Jan 2026 04:26
Last Modified: 12 Jan 2026 04:26
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/125446

Actions (login required)

View Item View Item