Suryana, Asep (2025) Pemikiran K.H Achmad Siddiq tentang ukhuwah basyariyah dalam konteks masyarakat multikultural Indonesia. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (200kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (193kB) | Preview |
|
|
Text (KETERANGAN BEBAS PLAGIARISM)
CEK PLAGIARISM.pdf Download (266kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (159kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (571kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (855kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (208kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (225kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas pemikiran K.H. Achmad Siddiq tentang ukhuwah basyariyah dalam konteks masyarakat multikultural di Indonesia. K.H. Achmad Siddiq dikenal sebagai salah satu tokoh penting Nahdlatul Ulama yang memperkenalkan Trilogi Ukhuwah, yaitu ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah sebagai strategi memperkuat persatuan umat dan bangsa. Penelitian ini menggali secara komprehensif mengenai bagaimana konsep ukhuwah basyariyah menurut K.H Achmad Siddiq, bagaimana latar belakang pemikiran tersebut muncul, serta relevansinya terhadap kehidupan masyarakat Indonesia yang multikultural. Konsep ukhuwah basyariyah yang menekankan persaudaraan kemanusiaan lintas agama, budaya, dan etnis memiliki relevansi signifikan sebagai basis toleransi dan kerukunan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi pustaka. Pendekatan yang digunakan adalah hermeneutik (untuk menafsirkan teks dan karya K.H. Achmad Siddiq), sosiologi agama (untuk melihat fungsi sosial pemikiran tersebut dalam masyarakat), dan teori agama (untuk memahami fungsi agama dalam menjaga kohesi sosial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Achmad Siddiq bersifat inklusif, humanis, dan universal. Nilai-nilai ukhuwah basyariyah yang beliau gagas sejalan dengan prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin dan selaras dengan konsep multikulturalisme yang menempatkan keberagaman sebagai kekayaan, bukan ancaman. Konsep ini dapat dijadikan pijakan normatif dan praktis dalam membangun kohesi sosial, memperkuat nasionalisme, dan meneguhkan identitas kebangsaan yang berbasis pada kemanusiaan universal. Dengan demikian, pemikiran K.H. Achmad Siddiq tentang ukhuwah basyariyah dapat dipandang sebagai kontribusi penting dalam pengembangan wacana toleransi dan pluralisme di Indonesia, sekaligus sebagai pilar etis untuk memperkuat persatuan bangsa di tengah keberagaman.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Additional Information: | tidak ada lampiran |
| Uncontrolled Keywords: | K.H. Achmad Siddiq; ukhuwah basyariyah; multikulturalisme; Indonesia |
| Subjects: | Islam Islam > Islam and Other Belief Religious Leaders Biography > Islam Religious Leaders Biography |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Asep Suryana |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 02:33 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 02:33 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127408 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



