Ramdhan, Muhamad Taufik (2025) Peran Humas dalam meningkatkan Citra organisasi Islam: Studi deskriptif kualitatif Yayasan Pemuda Hijrah Indonesia di Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
1_cover.pdf Download (266kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf Download (340kB) | Preview |
|
|
Text (SURAT PERNYATAAN)
3_skbebasplagiarism.pdf Download (236kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf Download (438kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
5_bab1 (1).pdf Download (567kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (459kB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB III)
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (BAB IV)
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) | Request a copy |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) | Request a copy |
||
|
Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Yayasan Pemuda Hijrah Indonesia merupakan lembaga dakwah yang didirikan oleh Ustaz Hanan Attaki untuk mendorong keterlibatan pemuda dalam kajian Islam melalui pendekatan yang relevan dan edukatif. Transformasi menjadi yayasan pada tahun 2021 dilakukan untuk memperluas jangkauan dakwah melalui pendekatan yang relevan bagi generasi muda. Peran humas merupakan aspek strategis dalam membangun dan mempertahankan citra positif sebuah organisasi, termasuk organisasi berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran humas dijalankan oleh Yayasan Pemuda Hijrah Indonesia di Kota Bandung dalam upaya meningkatkan citra organisasi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipasi pasif terhadap manajemen serta staf Public Relations Yayasan Pemuda Hijrah Indonesia. Teori yang digunakan mengacu pada konsep peran humas yang dikemukakan oleh Dozier dan Broom (1995), yang terdiri dari empat peran utama, yaitu: Expert Prescriber (Penasihat Ahli), Communication Facilitator (Fasilitator Komunikasi), Problem Solving Process Facilitator (Fasilitator Pemecahan Masalah), dan Communication Technician (Teknisi Komunikasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat peran tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan saling melengkapi, memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat citra organisasi serta memelihara hubungan harmonis antara yayasan dengan masyarakat. Peran penasihat ahli diwujudkan melalui pemberian saran strategis berbasis analisis isu sosial dan nilai dakwah, peran fasilitator komunikasi ditunjukkan oleh pengelolaan komunikasi dua arah melalui berbagai saluran internal dan eksternal, peran fasilitator pemecahan masalah terealisasi dalam mediasi konflik dan pengembangan dialog yang preventif dan inklusif, serta peran teknisi komunikasi tampak pada pengelolaan konten digital yang profesional dan adaptif terhadap karakter audiens. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi dimensi strategis, teknis, sosial, dan spiritual dalam komunikasi humas menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penguatan citra Yayasan Pemuda Hijrah Indonesia di tengah dinamika sosial dan kemajuan teknologi komunikasi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peran Humas;Komunikasi Strategis; Organisasi Islam |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations > Communication |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Hubungan Masyarakat |
| Depositing User: | Taufik Ramdhan Muhamad |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 03:17 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 03:17 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/127787 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



