Manajemen bimbingan manasik haji dalam upaya meningkatkan kemandirian jemaah

Al Alani, Mochamad Wildan (2025) Manajemen bimbingan manasik haji dalam upaya meningkatkan kemandirian jemaah. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (52kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (12kB) | Preview
[img]
Preview
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
3_skbebasplagiarism.pdf

Download (363kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
4_daftarisi.pdf

Download (16kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
5_bab1.pdf

Download (145kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (200kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (28kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
10_lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (234kB) | Request a copy

Abstract

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan spiritual. Kompleksitas ibadah ini menuntut kesiapan menyeluruh, sehingga bimbingan manasik menjadi sangat penting. Bimbingan tidak hanya menyampaikan aspek teknis, tetapi juga membekali jemaah dengan kesiapan mental dan spiritual. Dalam hal ini, KBIH berperan strategis sebagai mitra Kementerian Agama dalam membentuk kemandirian jemaah. KBIHU Bustanulwildan termasuk lembaga yang aktif memberikan bimbingan berdasarkan kurikulum resmi, guna meningkatkan pemahaman dan kepercayaan diri jemaah dalam melaksanakan ibadah haji secara sah dan bermakna. Tujuan penelitian dalam skripsi ini diantaranya adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan manajemen bimbingan manasik haji yang dilakukan oleh KBIHU Bustanulwildan Cileunyi Bandung, bagaimana pelaksanaan bimbingan tersebut dalam meningkatkan kemandirian jemaah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam proses pembinaan. Teori penelitian ini menggunakan teori fungsi manajemen dari George R. Terry (1977), yang menekankan empat aspek utama dalam proses manajerial, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam terhadap pengurus, pembimbing, dan peserta manasik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen bimbingan manasik haji di KBIHU Bustanulwildan dilakukan secara sistematis, mencakup penetapan jadwal, penyusunan kurikulum, serta penunjukan pembimbing yang kompeten. Pelaksanaan bimbingan mencakup metode ceramah, praktik simulasi, penggunaan alat peraga, dan media digital, yang disesuaikan dengan latar belakang jemaah. Dalam pelaksanaannya, pembimbing berupaya membentuk kemandirian jemaah melalui pendekatan yang menyeluruh, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain adalah kualitas pembimbing, komitmen kelembagaan, partisipasi aktif jemaah, serta ketersediaan sarana prasarana yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemui meliputi ketidaksiapan fisik jemaah lanjut usia, keterbatasan adaptasi teknologi, serta perbedaan latar belakang pendidikan dan pemahaman keagamaan peserta.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Manajemen; Bimbingan Manasik Haji; Kemandirian Jemaah
Subjects: Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Haji
Fikih (Fiqih, Fiqh), Hukum Islam > Umrah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Manajemen Haji dan Umrah
Depositing User: Mochamad Wildan Al alani
Date Deposited: 18 Feb 2026 03:56
Last Modified: 18 Feb 2026 03:56
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/128219

Actions (login required)

View Item View Item