Azmi, Adam Fauzul (2026) Interaksi simbolik masyarakat dalam memahami makna budaya seni reak: Penelitian di kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (212kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (186kB) | Preview |
|
|
Text (LEMBAR PERNYATAAN)
BEBAS PLAGIASI.pdf Download (282kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf Download (275kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB 2.pdf Restricted to Registered users only Download (291kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB 3.pdf Restricted to Registered users only Download (282kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB 4.pdf Restricted to Registered users only Download (582kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB 5.pdf Restricted to Registered users only Download (194kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (249kB) |
||
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Masalah penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa Seni Reak masih ditampilkan dan diminati di Kelurahan Cipadung, namun pemahaman masyarakat terhadap simbol-simbolnya sering berbeda dan berubah seiring pertunjukan. Akibatnya, makna budaya, batas hiburan-ritual, serta pola interaksi pelaku dan penonton kerap dipahami tidak utuh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan simbol-simbol yang dimunculkan dalam Seni Reak di Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Selain itu, penelitian menjelaskan makna budaya dari simbol-simbol tersebut serta menguraikan pola interaksi simbolik yang terbentuk dari pemaknaan pelaku, penonton, dan penyelenggara. Kerangka analisis menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer yang menekankan bahwa tindakan manusia dipandu oleh makna, makna lahir dari interaksi, dan makna terus diolah melalui proses penafsiran. Teori ini digunakan untuk membaca bagaimana simbol Reak dipahami bersama, dipakai mengatur perilaku, serta dinegosiasikan sesuai situasi pertunjukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pada pertunjukan dan aktivitas terkait, wawancara mendalam dengan pelaku seni dan masyarakat, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data secara naratif, lalu menarik kesimpulan berdasarkan keterkaitan simbol, makna budaya, dan interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol Seni Reak meliputi Topeng Barongan, Kuda Lumping, Karung Goni, Dogdog, Terompet, Kostum Penari, serta Kembang dan Sesajen. Simbol-simbol tersebut dimaknai sebagai keberanian dan kekuatan spiritual, semangat perjuangan, kesederhanaan dan rasa setara, koordinasi komunal, pembangkit semangat kolektif, serta kesucian dan penghormatan ritual. Makna itu membentuk pola interaksi simbolik: koordinasi antar pelaku, hubungan timbal balik pelaku-penonton, negosiasi dengan penyelenggara, serta pewarisan nilai dan keterampilan antargenerasi.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interaksi Simbolik; Masyarakat; Makna Budaya; Seni Reak |
| Subjects: | Social Interaction, Interpersonal Relations Social Interaction, Interpersonal Relations > Social Interactions between Groups Social Process > Social Change |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Sosiologi |
| Depositing User: | Adam fauzul Azmi |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:53 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:53 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/130792 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



