Mutmainnah, Ghina (2026) Pengalaman dan makna pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an bagi santri tunanetra melalui metode Braille di Pesantren Tahfidz Tunanetra Ma’had Sam’an Darushudur. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text (COVER)
COVER.pdf Download (191kB) | Preview |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf Download (192kB) | Preview |
|
|
Text (SUKET BEBAS PLAGIASI)
1211030065 Ghina Mutmainnah - Surat Keterangan Lulus Cek Plagiarisme.pdf Download (225kB) | Preview |
|
|
Text (DAFTAR ISI)
DAFTAR ISI.pdf Download (172kB) | Preview |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf Download (280kB) | Preview |
|
|
Text (BAB II)
BAB II.pdf Restricted to Registered users only Download (471kB) |
||
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf Restricted to Registered users only Download (299kB) |
||
|
Text (BAB IV)
BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (738kB) |
||
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
||
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
Abstract
Pembelajaran tahfidz Al-Qur’an bagi penyandang disabilitas, khususnya santri tunanetra, memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri yang berbeda dengan pembelajaran pada santri awas. Keterbatasan akses visual menuntut adanya metode pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan sesuai dengan kebutuhan sensori peserta didik. Pesantren Tahfidz Tunanetra Ma’had Sam’an Darushudur hadir sebagai lembaga pendidikan yang menerapkan metode Braille Al-Qur’an dalam proses pembelajaran tahfidz, sebagai upaya menghadirkan Al-Qur’an secara aksesibel dan bermakna bagi santri tunanetra. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis pembelajaran, tetapi juga menyangkut pengalaman subjektif dan pemaknaan santri terhadap proses menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Braille serta menganalisis pengalaman dan makna pembelajaran tahfidz bagi santri tunanetra di Pesantren Tahfidz Tunanetra Ma’had Sam’an Darushudur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi Edmund Husserl. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari santri tunanetra dan pendidik, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran tahfidz Al-Qur’an melalui metode Braille di Pesantren Tahfidz Tunanetra Ma’had Sam’an Darushudur berjalan secara sistematis dan adaptif terhadap kebutuhan santri tunanetra. Metode Braille tidak hanya berfungsi sebagai media baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana membangun kedekatan emosional dan spiritual santri dengan Al-Qur’an. Berdasarkan analisis fenomenologis, pengalaman santri tunanetra dalam pembelajaran tahfidz mencakup: (1) pengalaman kesadaran belajar, yang ditandai dengan proses adaptasi sensorik dan peningkatan kepercayaan diri; (2) pengalaman makna spiritual, yang tercermin dari tumbuhnya ketenangan batin, kedisiplinan, dan komitmen ibadah; serta (3) pengalaman sosial edukatif, yang terbentuk melalui interaksi dengan guru dan sesama santri dalam lingkungan pesantren. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran tahfidz Al-Qur’an berbasis Braille tidak hanya berorientasi pada capaian hafalan, tetapi juga berperan penting dalam membentuk makna religius dan identitas spiritual santri tunanetra.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tahfidz Al-Qur’an; Metode Braille; Santri Tunanetra; Fenomenologi; Pembelajaran Inklusif; |
| Subjects: | Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ghina Mutmainnah |
| Date Deposited: | 08 May 2026 08:52 |
| Last Modified: | 11 May 2026 02:35 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131172 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



