Izzulhaq, Ega Nabilla (2025) Kultus keagamaan dan dampaknya terhadap keluarga: Studi kasus pada drama Korea Save Me. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
|
Text
1_cover.pdf Download (104kB) | Preview |
|
|
Text
2_abstrak.pdf Download (123kB) | Preview |
|
|
Text
3_skbebasplagiarism.pdf Download (265kB) | Preview |
|
|
Text
4_daftarisi.pdf Download (80kB) | Preview |
|
|
Text
5_bab1.pdf Download (208kB) | Preview |
|
|
Text
6_bab2.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) | Request a copy |
||
|
Text
7_bab3.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) | Request a copy |
||
|
Text
8_bab4.pdf Restricted to Registered users only Download (955kB) | Request a copy |
||
|
Text
9_bab5.pdf Restricted to Registered users only Download (107kB) | Request a copy |
||
|
Text
10_daftarpustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (151kB) | Request a copy |
Abstract
Drama kerap menjadi medium yang efektif untuk mencerminkan fenomena sosial, termasuk isu-isu sensitif seperti keagamaan dan keberadaan kelompok kultus. Salah satu contoh yang menonjol adalah drama Korea Save Me yang menampilkan secara realistis dinamika sebuah kelompok keagamaan menyimpang bernama Goseonwon, dan juga pengaruhnya pada relasi sosial anggotanya, khususnya ranah keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kultus keagamaan serta dampaknya terhadap keluarga sebagaimana direpresentasikan dalam Save Me. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis) terhadap narasi, adegan, dan dialog dalam drama. Teori utama yang digunakan adalah teori tipologi Gerakan Keagamaan Baru dari Roy Wallis, khususnya tipe world-rejecting (penolakan dunia). Selain itu peneliti menggunakan teori bounded choice dari Janja Lalich sebagai teori pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap alur cerita, karakter, dan simbol-simbol religius yang berkaitan dengan karakteristik kultus keagamaan dan relasinya dengan keluarga tokoh utama. Hasil temuan menunjukkan bahwa Goseonwon menampilkan karakteristik dari tipe world-rejecting cults, yaitu kepemimpinan karismatik dengan otoritas absolut, penerapan ritual manipulatif, isolasi sosial dari dunia luar, dan kontrol sosial ekstrem terhadap perilaku serta pikiran anggota, yang berdampak pada keretakan komunikasi, hilangnya dukungan emosional, serta meningkatnya tekanan psikologis dalam keluarga Sang Mi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Save Me tidak hanya menggambarkan fenomena kultus keagamaan secara mendalam dan realistis juga pengaruh terhadap keluarga sebagai unit sosial kecil, tetapi juga berfungsi sebagai kritik sosial terhadap praktik keagamaan menyimpang serta relevan sebagai bahan kajian dalam sosiologi agama dan studi media.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kultus keagamaan; world-rejecting; gerakan keagamaan baru; karakteristik; keluarga |
| Subjects: | Applied Psychology > Interpersonal Relations with Family Members Sects of Religion Social Interaction, Interpersonal Relations > Media of Communication, Mass Media Social Process > Social Control |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Program Studi, Studi Agama Agama |
| Depositing User: | Ega Nabilla Izzulhaq |
| Date Deposited: | 12 May 2026 01:58 |
| Last Modified: | 12 May 2026 01:58 |
| URI: | https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/131264 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |



